Berita Belitung

Kebijakan Menteri KKP, Ekspor Kerapu di Belitung yang Laris di Pasaran Dunia Sempat Terhenti

Ikan air laut yang berasal dari Pulau Belitung, sekarang ini sangat laris di pasaran dunia, yaitu ikan kerapu.

Kebijakan Menteri KKP, Ekspor Kerapu di Belitung yang Laris di Pasaran Dunia Sempat Terhenti
Posbelitung/Disa Aryandi
Firdaus Zamri

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Ikan air laut yang berasal dari Pulau Belitung, sekarang ini sangat laris di pasaran dunia, yaitu ikan kerapu. Ikan jenis ini merupakan hasil budidaya nelayan perikanan dengan menggunakan Keramba Jaring Apung (KJA).

Padahal pasar untuk ikan kerapu ini, sempat anjlok pada tahun 2015 lalu, setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat kebijakan melarang untuk melakukan ekspor.

"Semejak itu, Belitung masih bertahan tidak melakukan ekspor. Tapi sekarang sudah mulai lagi melakukan pemasaran kembali, karena sudah ada kebijakan baru dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan)," jelas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Firdaus Zamri kepada posbelitung.co, Jumat (18/10/2019).

Negara tujuan pemasaran ikan kerapu tersebut yaitu Hongkong, dan sampai sekarang ikan kerapu ini menjadi terpopuler dalam kegiatan ekspor. Ekspor tersebut, langsung dari Tanjungpandan menuju Hongkong.

"Pemasaran hanya satu negara itu saja, tidak ada yang lain dan memang yang yang banyak permintaan dari Hongkong itu," ucapnya.

Menurut Firdaus, semejak anjlok pasar ekspor untuk ikan tersebut setiap daerah di Indonesia yang memiliki pasaran ikan kerapu, sempat kolep dan Belitung kategori masih tetap bertahan.

"Belitung masih bertahap sampai sekarang dan pemasaran sampai sekarang tidak ada masalah. Sempat memang ada aturan, kapal dari luar itu masuk hanya bisa melewati satu pelabuhan, kalau dulu dari Belitung ini kirim ke Lampung dulu, setelah itu baru ke Hongkong, nah sekarang dari Belitung langsung ke Hongkong," ungkap Firdaus. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved