Breaking News:

Berita Belitung Timur

Toonel Hikajat Senjoebok Sukses Hibur Masyarakat Beltim

Sempat Khawatir sepi penonton, Ratusan pasang mata berhasil terhipnotis menyaksikan Toonel (sandiwara) Hikajat Sejoebok.

Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
posbelitung/suharli
Pemeran Toonel Hikajat Senjoebok bersama dengan tamu undangan usai pertunjukan. Jumat (18/10/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Sempat Khawatir sepi penonton, Ratusan pasang mata berhasil terhipnotis menyaksikan Toonel (sandiwara) Hikajat Sejoebok.

Dipentaskan sekitar satu jam dengan satu babak tiga adegan, Toonel sukses buat penonton enggan bergeser dari tempat duduknya.

Malam puncak festival De Senjoebok II ini diselenggarakan di lapangan Segitiga, Kelapa Kampit, Belitung Timur pada Jumat (18/10/2019) malam.

Para penonton diceritakan tentang asal usul Desa Senyubuk yang dikemas dengan apik oleh Iqbal H Saputra Sutradara sekaligus penulis Naskah De Senjoebok II.

Dia tak menyangka toonel yang baru kali ini ditampilkan lagi di Pulau Belitung, setelah sekian puluh tahun menghilang disambut baik oleh para masyarakat.

Menurut Iqbal yang cita-citakan dengan pemerintah Desa Senyubuk, pertunjukan ini tidak hanya sebuah seremonial.

"Khawatir awalnya, ini kan termasuk baru, kami khawatir ini gagal, tapi alhamdulillah dengan keheningan penonton yang serius berhasil, dan ini bukan keberhasilan ku tapi keberhasilan kami semua," ucap Iqbal merasa lega, Jumat (18/10/2019).

Dia mengatakan Desa Senyubuk menjadi pelopor kebangkitan kembali pertunjukan Toonel di Pulau Belitong, kalau di Membalong ada Dul Mulok, di Desa Senyubuk ada Toonel.

Pembukaan Toonel dibuka dengan adegan pertama warung kopi, Iqbal mengatakan dipilihnya warung Kopi, karena ciri khas orang Belitung adalah warung kopi.

"Di warung Kopi itu menjadi sumber ilmu dan sumber informasi, beberapa diceritakan secara verbal, beberapa diceritakan secara imaginer pada babak kedua," ujar Iqbal.

Pada adegan kedua para penonton diajak kembali ke abad 16-17, cikal bakal sejarah Desa senyubuk. Pada babak ketiga ending kembali lagi, pada babak ketiga disampaikan pesan-pesan sendiri, selain sejarah penting dan seni budaya juga penting.

"Dengan seni budaya peradaban suatu bangsa itu kuat, dan itu dibuktikan malam ini orang Senyubuk memiliki peradaban yang tinggi," ujar Iqbal.

Turut pula disaksikan Wakil Bupati Belitung Timur, Burhanudin (Aan), Camat Kampit Syahril, Kapolsek Kampit Iptu Wawan S, Danramil Kelapa Kampit Kapten Inf Syafrudin para tokoh masyarakat Kelapa Kampit, serta Masyarakat Sekitar Kelapa Kampit dan tamu undangan lainnya.

(Posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved