Festival De Senjoebok II Berlangsung Meriah

PEMERINTAH Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sukses mengelar Festival De Senjoebok II

Festival De Senjoebok II Berlangsung Meriah
ist/ Festival De Senjoebok II Berlangsung Meriah
PEMERINTAH Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sukses mengelar Festival De Senjoebok II 

PEMERINTAH Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sukses mengelar Festival De Senjoebok II. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Segitiga, Kecamatan Kelapa Kampit mengadakan berbagai kegiatan.

Terdapat lomba lagu daerah, seminar Hari Jadi Desa Senyubuk, pentas seni tari, dan pertunjukan Toonel (Sandiwara) Hikajat Senjoebok. Rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari berturut- turut yaitu 14-18 Oktober 2019.

Festival De Senjoebok dinilai memberikan manfaat besar bagi Desa Senyubuk. Diantaranya direkomendasikan Hari Jadi Desa Senyubuk pada tanggal 7 April dan melahirkan kembali pertunjukan Toonel di Pulau Belitung.

Kepala Desa Senyubuk, Annasrul Hakim menyampaikan selama empat hari digelarnya festival, pihaknya tak menyangka kegiatan itu mendapat antusias masyarakat. Warga berduyun-duyun datang untuk menonton.

"Berarti mereka menerima acara ini. Untuk malam puncak (18/10) pertunjukan Toonel sampai pukul 22.00 WIB mereka belum beranjak dari tempat duduk. Berarti mereka menikmati Toonel, budaya yang lama terkubur, sekarang ditampilkan kembali," ujar Annasrul Hakim beberapa waktu lalu.

Annas pun berencana Festivak De Senjoebok III yang akan datang akan menampilkan kembali pertunjukan Toonel. Dia pun mengapresiasi aktor pada penampilan Toonel yang melibatkan aktor-aktor muda dan tokoh masyarakat yang membuat penonton tidak mau beranjak dari tempat duduk.

Dia juga menyampaikan Festival De Senjoebok merupakan upaya pelestarian warisan seni dan budaya yang ada di Belitung Timur. Malam puncak Festival De Senjoebok II juga dilaksanakan pemberian hadiah kepada pemenang lomba lagu daerah Belitung.

Camat Kelapa Kampit, Syaril mengatakan meskipun festival ini sekala desa, tapi penampilannya sangat begitu meriah. "Kegiatan seperti ini jarang terjadi mengangkat kembali kebudayaan kite. Karena jarang ditampilkan, pertunjukan ini bisa menghibur masyarakat," ujar Syahril.
Dia pun berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun dan desa lain juga bisa melakukan kegiatan serupa dan mengembang potensi yang ada di desa masing-masing.

Wakil Bupati Belitung Timur, Burhanudin juga ikut menyaksikan pertunjukan Toonel Hikajat Senjoebok. Ditemui usai menyaksikan pertunjukan itu, Jumat (19/10), Burhanudin mengatakan Pemkab Belitung Timur mengapresiasi kreativitas anak anak Desa Senyubuk yang dimotori oleh Kepala Desa Senyubuk sukses menggelar festival ini.

Menurutnya, kreativitas budaya yang menceritakan Desa Senyubuk ini mewarnai pengetahuan baru bagi generasi muda akan asal usul desa yang berada di wilayah Kelapa Kampit ini.

"Mari kita angkat kearifan lokal berikan warisan yang terbaik buat generasi muda kita agar budaya kita selamat. Ini akar budaya, pemerintah mengapresiasi capaian ini," ujar Burhanudin yang akrab disapa Aan ini.
Ia berharap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur dapat memasukan Festival De Senjoebok ini ke dalam even pariwisata kabupaten. (adv/q5)

Editor: Evan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved