Breaking News:

Akibat Cuaca Panas, Mesin Mobil Bisa Overheat

Ferry Firdaus mengatakan dampak umum yang akan terjadi adalah performa mesin mengalami penurunan.

gridoto.com
Indikator mesin overheat. 

Belum lagi, jika ada beberapa komponen yang tidak dalam kondisi baik.

Resikonya bisa saja mesin mengalami overheat.

"Bisa saja ketika coolant kurang, atau ada slang yang bocor, atau kipas radiator mati. Karena itu suhu mesin harus tetap dipantau," tutupnya.

Perhatikan Kondisi Radiator untuk Menghindari Overheat

Kondisi radiator bisa mempengaruhi mobil mengalami overheat.

Apalagi saat ini kondisi cuaca di Indonesia yang sedang panas-panasnya, bahkan bisa mencapai 35-40 derajat celcius.

Ilustrasi radiator mobil
Ilustrasi radiator mobil (kompas.com)

Oleh karena itu, untuk meminimalisir terjadinya overheat, pastikan radiator dalam keadaan yang baik.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Service Head Auto2000 Krida, Jakarta Selatan, Rudi Ganefia mengatakan waktu yang tepat untuk mengganti air radiator adalah setahun dua kali.

Waktu untuk mengganti air radiator juga dipengaruhi oleh seberapa seringnya mobil digunakan.

"Menguras radiator mobil bila sering digunakan, sebaiknya tiap enam bulan sekali. Paling lama setahun sekali," ujar Rudi Ganefia, Rabu (23/10/2019).

Selain memastikan kondisi radiator, Rudi juga menyarankan untuk mengecek air radiator di tabung reservoir.

"Cek air radiator dari tabung reservoir, biasa perlahan akan menurun lag karena proses sirkulasi mesin," jelasnya.

(TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TRIBUNWOW.COM dengan Judul Dampak Cuaca Panas terhadap Performa Mesin Mobil, Bisa sampai Overheat

Penulis: tidakada007
Editor: Fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved