Breaking News:

Korban Disangka Sudah Mati, Pelaku Ikut Doa Bersama Saat Siswi SMA yang Diperkosa Hilang

Setelah kejadian itu, tersangka kembali ke rumah kos di Mata Merah, Palembang.

Penulis: tidakada007 | Editor: Fitriadi
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Kepala SMA Daarul Aitam, Herni Limhar. 

Dilanjutkannya, sejak FN dinyatakan hilang pada Selasa (22/10/2019) lalu, orang tua FN berkali-kali datang ke sekolah menanyakan keberadaan putrinya.

Keluarga Terpukul Saat Lihat Video Viral Siswi SMA Korban Perkosaan Ditemukan

Pihak sekolah juga sudah bertanya kepada FPW mengenai keberadaan FN. Karena, FPW dianggap orang dekat dan yang terakhir bersama FN.

"Tapi FPW bersumpah, dia tidak tahu di mana FN. FPW juga tetap masuk sekolah selama beberapa hari korban hilang. Bahkan hari Jumat (25/10/2019), FPW ikut yasinan dan doa bersama untuk korban yang digelar pihak sekolah," terang Herni.

FN (16), remaja belia yang sempat dinyatakan hilang, akhirnya ditemukan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang di Desa KTM Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI) pada Jumat (25/10/2019) petang.

FN ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan. Bajunya tampak sobek dan ia tampak kelaparan.

FN merupakan warga RT 31 RW 20, Lorong Marga, Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II.

Saat TribunSumsel.com menyambangi kediaman FN, Sabtu (26/10/2019), pintu rumah tertutup.

Suasana di sekitar rumah pun tampak sepi.

Menurut keterangan tetangga, FN sekeluarga sudah satu tahun tinggal di rumah kontrakan tersebut.

Menurut tetangga yang tinggal bersebelahan dengan rumah kontrakan Nuraini, sejak peristiwa penculikan hingga ditemukannya FN, keluarga sangat trauma dan menutup diri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved