Breaking News:

Prostitusi Online

Untuk Berhubungan Intim Dengan PA, Pengusaha Asal Bekasi Bayar DP Rp 13 Juta ke Mucikari

Polisi menangkap basah dugaan praktik prostitusi online, yang melibatkan Putri Pariwisata.Barang bukti diantaranya kondom

Luhur Pambudi/Tribun Jatim
Finalis Putri Pariwisata PA terlibat prostitusi di Kota Batu Jawa Timur blak-blakan mengungkapkan kasus yang dialaminya, Minggu (27/10/2019) dini hari. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Melalui Mucikari, Pengusaha Asal NTB Itu Sudah Bayar DP Rp 13 Juta Untuk Berhubungan Intim Dengan PA, https://www.tribunnews.com/regional/2019/10/27/melalui-mucikari-pengusaha-asal-ntb-itu-sudah-bayar-dp-rp-13-juta-untuk-berhubungan-intim-dengan-pa?page=all. Editor: Hendra Gunawan 

POSBELITUNG.CO - Lelaki yang menggunakan jasa prostitusi terhadap PA (23) adalah seorang pengusaha asal Bekasi, kelahiran Nusa Tenggara Barat (NTB) asal Bekasi.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat di Makassar, Minggu (27/10/2019) pagi.

"Iya, pengguna jasa ini berinisial YW asal Bekasi. Dia (YW) ada seorang pengusaha kelahiran NTB," ungkap Kombes Barung.

Berdasarkan penelusuran dan informasi beredar, PA diduga Putri Amelia, salah satu finalis Putri Pariwisata Indonesia di tahun 2016.

Walau demikian, Kombes Frans Barung, mantan Kabid Humas Polda Sulsel tahun 2016-2017 ini belum mau membenarkan.

"Saya tidak menyebutkan pelaku (PA) ini seorang putri pariwisata, tapi yang pelaku memang pernah ikut ajang itu," lanjutnya.

Sebelumnya, personel tim Jatanras Polda Jatim menangkap mucikari J bersama PA di Batu, Malang, Jumat (25/10/2019) malam.

PA diduga Putri Amelia ini ditangkap tim Jatanras Polda Jatim bersama mucikari J disebuah hotel di Batu, Malang, malam.

Terduga YW mendatangkan PA melalui mucikari prostitusi online, J (51) setelah YW membayar uang muka Rp 13 juta.

"Iya, jadi ada bukti dana transaksi Rp 13 juta yang ditransfer terduga YW ke si J ini. Mucikari J baru tersangka," jelas Barung.

Kombes Barung menyebutkan, penetapan J sebagai tersangka setelah tim penyidik lakukan gelar perkara, pukul 23.30 Wib.

Halaman
1234
Editor: Rusmiadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved