Kriminalitas

Gagal Jual Perhiasan ke Toko Emas, Pelaku Pencurian Gadaikan Emas ke Pengadaian

Rusdi (37) pelaku pencurian tas berisikan perhiasan emas hanya bisa tertunduk di ruang penyidik Satreskrim Polres Belitung, Rabu (30/10/2019).

Gagal Jual Perhiasan ke Toko Emas, Pelaku Pencurian Gadaikan Emas ke Pengadaian
Posbelitung/Dede Suhendar
Banit Unit Tipikor Satreskrim Polres Belitung Brigadir Romanda menunjukkan barang bukti pencurian, Rabu (30/10/2019). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Rusdi (37) pelaku pencurian tas berisikan perhiasan emas hanya bisa tertunduk di ruang penyidik Satreskrim Polres Belitung, Rabu (30/10/2019).

Pria berambut panjang itu enggan menjawab pertanyaan dari awak media yang terus mencecarnya.

Sesekali ia hanya melambaikan tangan tanda penolakan.

Banit Tipikor Satreskrim Polres Belitung Brigadir Romanda menjelaskan bahwa pelaku sebelumnya sempat ingin menjual perhiasan hasil curian tersebut.

Namun pemilik toko yang merasa curiga akhirnya menghubungi korban dan mengetahui hal itu pelaku langsung kabur.

"Karena korban ini sebelumnya sudah memberitahu pemilik toko emas kalau perhiasannya telah dicuri. Makanya pemilik toko langsung menelpon korban ketika melihat ada perhiasan korban dijual orang lain," ungkap Romanda.

Tak hilang akal, pelaku lalu mengadaikan perhiasan tersebut ke pegadaian dan menerima uang sekitar Rp 50 juta.

Oleh sebab itu, kata Romandan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pegadaian pasca penangkapan pelaku.

Kemudian, berdasarkan koordinasi dengan jajaran Polres Belitung Timur, pelaku ternyata residivis kasus yang sama dan pernah menjalani hukuman penjara selama 1,5 tahun.

"Pelaku ini residivis kasus yang sama pada tahun 2015 di Beltim," ungkap Romandan. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved