Breaking News:

Kasus Guru SMK Tewas Ditikam Siswa di Manado, Sekolah Ternyata Jadi Kumpulan Siswa Bermasalah

Untuk melengkapi proses penyelidikan, polisi pun melakukan rekontruksi di kompleks SMK Ichthus, Senin (28/10/2019).

KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDE
Setelah memukul korban, tersangka OU lari ke arah belakang tersangka FL. Adegan saat rekonstruksi di TKP, Senin (28/10/2019) pukul 12.31 Wita. 

5 Fakta Kasus Penikaman Guru SMK di Manado, Sekolah Ternyata Jadi Kumpulan Siswa Bermasalah

POSBELITUNG.CO - Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus pembunuhan guru SMK bernama Alexander Pengkey (54) yang tewas setelah ditikam siswanya, Senin (21/10/2019) lalu.

Kedua siswa yang sudah ditetapkan tersangka oleh polisi yakni FL (16) dan OU (17).

Untuk melengkapi proses penyelidikan, polisi pun melakukan rekontruksi di kompleks SMK Ichthus, Senin (28/10/2019).

Dalam rekontruksi tersebut ada 27 adegan yang diperagakan.

Sementara itu, buntut dari penikaman oleh siswa kepada gurunya, Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, mencabut izin operasional SMK Inchthus yang berada di Kecamatan Mapanget Barat, Kota Manado, Sulut, Senin.

Pencabutan izin itu berlaku mulai Senin hari ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Berikut ini fakta terbaru selengkapnya:

1. Sebanyak 27 adegan diperagakan

Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan mengatakan, rekonstruksi dilakukan di kompleks SMK Ichthus, Kecamatan Mapanget, KotaManado, Sulawesi Utara, yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP) kasus tersebut.

Halaman
1234
Penulis: tidakada007
Editor: Fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved