WIKI BELITUNG

Bukan Seperti Sekarang, Ini Wujud SD Muhammadiyah Gantong dan Museum Kata

SD Muhammadiyah Gantong yang iconic dari film Laskar Pelangi sebelumnya bukan seperti sekarang

Bukan Seperti Sekarang, Ini Wujud SD Muhammadiyah Gantong dan Museum Kata
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Proses pembangunan Rumah Puisi yang merupakan cikal bakal Museum Kata Andrea Hirata 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - SD Muhammadiyah Gantong yang iconic dari film Laskar Pelangi sebelumnya bukan seperti sekarang. Sudah beberapa kali pindah tempat supaya lebih mengakomodir pengunjung.

Sebenarnya, lokasi syuting SD Muhammadiyah di Film Laskar Pelangi bukan di tempat yang sekarang. Namun di sebuah halaman sekolah yang masih aktif menjadi tempat belajar. Kru film menyulap halaman sekolah tersebut menjadi 'sekolah' baru sebagai latar tempat syuting film fenomenal itu.

Pemeran Ikal di Film Laskar Pelangi Zulfani Pasha bercerita dulu di sekeliling bangunan syuting dipagar kayu supaya benar-benar menggambarkan sebuah sekolah. Dulu dibangun di halaman SD Negeri 9 Gantung yang sekarang.

"Supaya sekolah yang asli tidak kelihatan jadi dipagar kayu tinggi. Supaya anak-anak sekolah pas itu juga tidak terganggu dengan proses syuting," kata Zulfani saat dihubungi posbelitung.co, Jumat (1/11/2019).

Setelah bangunan asli bekas syuting dirobohkan, dibuatlah replikanya di belakang Kantor Desa Selinsing, Gantung. Bangunannya masih kokoh hingga sekarang. Namun, karena beberapa alasan akhirnya replika SD Muhammadiyah yang ini tidak digunakan lagi.

Kemudian dibangunlah replika sekolahan lagi di Bukit Raya. Replika ini lah yang masih bisa kita jumpai sampai sekarang. Posbelitung.co sempat memotret proses pembangunan replika SD Muhammadiyah di Bukit Raya di medio 2010.

Saat itu, lingkungan sekitarnya masih sangat tertutup atau bahkan bisa dibilang adalah kawasan hutan liar. Namun, masyarakat setempat optimis membangunnya di sana agar bisa menciptakan daerah ekonomi baru bagi desa setempat.

posbelitung.co juga sempat bertanya kepada orang sekitar saat proses pembangunan. Ada sebuah bangunan yang dibangun tidak jauh dari pembangunan replika SD tersebut. Ternyata bangunan itu ialah Rumah Puisi Andrea Hirata yang sekarang dikenal dengan Museum Kata Andrea Hirata.

Namun, karena suatu penyebab, akhirnya bangunan tersebut tidak selesai dibangun dan akhirnya pindah ke rumah orang tua Andrea Hirata sendiri dan dijadikan sebagai museum kata pertama di Indonesia.

(Posbelitung.co/bryanbimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved