Memasuki Puncak Musim Hujan, UPT Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Imbau Warga Waspada Petir

Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Carles mengatakan saat ini wilayah Belitung sedang memasuki puncak musim hujan kedua

Memasuki Puncak Musim Hujan, UPT Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Imbau Warga Waspada Petir
posbelitung.co/dede s
Kepala UPT Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Carles. 

Memasuki Puncak Musim Hujan, UPT Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Imbau Warga Waspada Petir

POSBELITUNG.CO - Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Carles mengatakan saat ini wilayah Belitung sedang memasuki puncak musim hujan kedua yang diperkirakan pada November-Desember.

Menurutnya ketika memasuki puncak musim hujan, pertumbuhan awan konvektif itu besar dan potensi terjadinya petir juga cukup tinggi.

Sementara itu, sambaran petir bisa terjadi pada awan konvektif, antara awan dengan awan dan bisa sampai ke permukaan.

"Kemungkinan sambaran petir ke permukaan itu lah yang menyambar rumah di daerah Lilangan itu. Sambaran petir itu kan sama dengan muatan listrik, kemungkinan ketika menyambar rumah itu terjadi konsleting listrik dan mungkin menjadi penyebab kebakaran itu," ujar Carles kepada posbelitung.co, Jumat (1/11/2019).

Ia mengimbau ketika memasuki puncak musim penghujan dan cuaca ekstrem di wilayah Belitung, yang perlu diwaspadai justru petir itu sendiri.

Sebab, jika tanah longsor kemungkinannya kecil karena termasuk dataran rendah dan untuk banjir hanya terjadi di beberapa tempat tertentu.

Oleh sebab itu, kata dia, jika sudah terlihat tumpukan awan konvektif atau comulonimbus, hindari tempat dimana kita menjadi objek tertinggi.

"Misalnya kita sedang berada di ladang hindari berada di sekitar pohon tinggi atau objek tinggi lainnya. Karena sambaran petir pertama kali akan mengenai objek yang paling tinggi," ungkapnya.

Kemudian, jika sedang berada di dalam rumah, Carles mengimbau kepada masyarakat agar mematikan aliran listrik.

Sehingga jika seandainya petir menyambar maka tidak akan terjadi konsleting listrik.

"Memang Belitung ini terjadi dua kali puncak musim hujan, pertama diperkirakan Maret-April dan kedua November-Desember," ungkapnya.

(posbelitung.co/dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved