Berita Belitung

Tak Miliki Biaya Untuk Operasi, Bocah Penderita Hydrocephalus Butuh Uluran Tangan Dermawan

Anak itu bernama Sunil Avrillia anak pasangan Hermanto (27) dan Desi Marsita (26) yang tinggal di Dusun Gunung RT 10 Desa Jangkar Asam

Tak Miliki Biaya Untuk Operasi, Bocah Penderita Hydrocephalus Butuh Uluran Tangan Dermawan
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kondisi Sunil Avrillia saat mengunjungi RSUD Beltim, Jumat (1/11/2019) pagi 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Dalam dekapan ibunya, bocah berumur setahun tujuh bulan terlihat memperhatikan sekelilingnya. Sesekali ibunya mengelap mulut anaknya yang sering menjulurkan lidah.

Anak itu bernama Sunil Avrillia anak pasangan Hermanto (27) dan Desi Marsita (26) yang tinggal di Dusun Gunung RT 10 Desa Jangkar Asam, Gantung, Belitung Timur. Ia didiagnosa mengidap penyakit hydrocephalus.

Bapak Sunil, Hermanto (27) mengatakan anaknya lahir secara normal dengan berat tiga kilogram. Namun, menginjak usia tiga bulan, mulai ada tanda-tanda yang aneh dari fisik anaknya. Semula ia kira itu hanya benjolan biasa tapi lama kelamaan makin membesar sampai sekarang ini.

Terlihat kepala Sunil besarnya seperti bola sepak dan tak sebanding dengan tubuh mungilnya. Tubuhnya lemas dan kadang menangis karena tak bisa bergerak banyak, akibat besarnya ukuran kepala.

"Usia tujuh bulan pertama dibawa ke rumah sakit. Lalu didiagnosa penyakit itu,"  ungkap Hermanto kepada Posbelitung.co, Jumat (1/11/2019) pagi saat menunggu panggilan dokter spesialis anak di RSUD Beltim.

Selama lebih kurang setahun mereka hanya mengobati Sunil dengan perobatan tradisional. Hermanto yang bekerja sebagai buruh tambang tidak bisa berbuat banyak atas penyakit Sunil karena terhalang biaya.

Saat ke rumah sakit pertama kali di Tanjungpandan, Sunil sudah menjalani CT scan di bagian kepalanya. Namun, karena tidak ada biaya tidak ada tindak lanjut lagi atas hasil CT scannya.

"Kalau untuk makan sih biasa bang. Makan lancar. Nangis juga bukan karena nangis gara-gara kepalanya tapi gara-gara puas dalam posisi yang sama. Karena kan geraknya terbatas akibat kepalanya itu," terang Hermanto dengan mata nanar.

Hari ini Jumat (1/11/2019) ia kembali menyambangi RSUD Beltim untuk meminta rujukan pengobatan ke rumah sakit di Jakarta. Dalam surat rujukan yang dikeluarkan oleh dokter spesialis anak yang bertugas ditujukan kepada dokter bedah syaraf di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Saat ditanya kapan akan  berangkat ke Jakarta untuk dioperasi, Hermanto mengatakan belum tahu. Ia mengaku belum mampu pergi ke Jakarta beralasan biaya.

Ibu Sunil Desi mengungkapkan akan berangkat ke Jakarta setelah uangnya cukup. Saat ini ia tengah mengurus administrasi bantuan sosial dari dinas sosial dan desanya. Ia sangat mengharapkan bantuan para dermawan dan masyarakat yang peduli terhadap keadaannya.

Untuk para dermawan yang ingin membantu Sunil Avrillia bisa menghubungi nomor Desi sang ibu di nomor +6287869936950. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved