Berita Belitung

Identitas Mayat Terapung di Sungai Jembatan Pilang Terungkap, Ibu Korban Pasrah

Sesosok mayat yang dievakuasi jajaran Sat Polair dan Unit Inavis Polres Belitung ternyata anak semata wayang Machyati

Identitas Mayat Terapung di Sungai Jembatan Pilang Terungkap, Ibu Korban Pasrah
posbelitung.co/Dede Suhendar
Kerabat Machyati menunggu proses visum di kamar jenazah RSUD Marsidi Judono, Sabtu (2/11/2019). 

Sesosok mayat yang dievakuasi jajaran Sat Polair dan Unit Inavis Polres Belitung ternyata anak semata wayang Machyati yang diketahui bernama Sony Agusta

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - Machyati Mahara nampak tegar ketika dirinya berusaha mengenali jenazah anaknya yang terbujur kaku di kamar jenazah RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, Sabtu (2/11/2019).

Sesosok mayat yang dievakuasi jajaran Sat Polair dan Unit Inavis Polres Belitung ternyata anak semata wayang Machyati yang diketahui bernama Sony Agusta warga Jalan Lettu Mad Daud Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Menurut penuturan wanita 74 tahun itu, anaknya terakhir pamit keluar rumah pada Kamis (31/10/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun, ternyata malam itu merupakan hari terakhir ia bertemu sang anak.

"Terakhir pamit keluar rumah itu malam Jumat sekitar pukul 22.00 WIB, biasanya pulang sekitar pukul 01.00 WIB. Tapi malam itu tidak pulang-pulang," ujarnya saat ditemui posbelitung.co di RSUD Marsidi Judono.

Sebenarnya Machyati sudah meminta kerabatnya untuk mencari keberadaan Sony di lokasi yang biasa disinggahi.

Namun, bujangan berusia 50 tahun itu tak kunjung ditemukan.

Akhirnya Machyati memutuskan melaporkan kehilangan anaknya ke SPKT Polres Belitung.

"Ya tadi pagi baru lapor karena tidak ada kabar. Kalau firasat tidak ada tapi saya sudah pasrah," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved