Berita Belitung

Insiden Kerusuhan di Sijuk, Sopir Mobil Dalmas Pol PP Beltim yang terluka Sudah Pulang ke Rumah

Sopir mobil Dalmas Satpol PP Kabupaten Belitung Timur Suryadi yang terluka dalam insiden kerusuhan penertiban tambang

Insiden Kerusuhan di Sijuk, Sopir Mobil Dalmas Pol PP Beltim yang terluka Sudah Pulang ke Rumah
posbelitung.co/suharli
Kasatpol PP Belitung Timur, Zikril saat mengahdiri rapat teknis Finalisasi penyusunan kebijakan dalam tindak lanjut dari peraturan Pemerintah tentang Satuan Polisi Pamong Praja di Jakarta. Selasa (17/9/2019) 

Kepala Satpol PP Kabupaten Belitung Timur Zikril  mengaku institusinya tidak terlibat dalam operasi oleh Satpol PP Provinsi Bangka Belitung dalam penertiban tambang di Desa Sijuk. Ia mengatakan tidak ada koordinasi dan surat resmi dari pihak provinsi.

BANGKAPOSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Sopir mobil Dalmas Satpol PP Kabupaten Belitung Timur Suryadi yang terluka dalam insiden kerusuhan penertiban tambang di Desa Sijuk sudah pulang ke rumahnya di Dusun Sekip RT 05/04 Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Sabtu (2/11/2019) malam.

Kepala Satpol PP Kabupaten Belitung Timur Zikril membenarkan anggotanya sudah pulang ke rumah,  Sabtu (2/11/2019) malam.

"Baru saja sopir kita saudara Suryadi kami bawa pulang dan tiba di rumahnya dekat SD Negeri 19 Manggar malam ini. Rencananya besok pagi akan dibawa ke perobatan tradisional," kata Zikril saat dihubungi posbelitung.co, Sabtu  (2/11/2019) malam.

Foto - foto kerusakan mobil yang digunakan oleh Wakil Gubernur Babel saat melakukan penambangan timah, sabtu (2/11/2019). Pos Belitung/Disa Aryandi
Foto - foto kerusakan mobil yang digunakan oleh Wakil Gubernur Babel saat melakukan penambangan timah, sabtu (2/11/2019). Pos Belitung/Disa Aryandi (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Menurutnya, hasil diagnosa dokter tidak sampai patah tulang namun hanya memar otot dalam. Hasil itu menjadikannya tidak perlu dirawat secara intensif dan dibolehkan pulang.

Zikril juga menjelaskan bahwa institusinya tidak terlibat dalam operasi oleh Satpol PP Provinsi Bangka Belitung ini. Ia mengatakan tidak ada koordinasi dan surat resmi dari pihak pemerintah provinsi.

"Semula mereka minta dua truk dan dua sopir. Namun kita hanya kirim satu unit kendaraan dan satu sopir saja. Itu juga sudah saya koordinasikan dengan sekda. Kamis malam di rumahnya," terang Zikril. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved