Mou Bersama Kemenag, Pengantin Baru di Belitung Timur Urus Dokumen Kependudukan Lebih Mudah

Pasangan pengantin yang baru menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Belitung Timur mulai sekarang lebih mudah

Mou Bersama Kemenag, Pengantin Baru di Belitung Timur Urus Dokumen Kependudukan Lebih Mudah
istimewa
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Bayu Putra Anggara di ruang kerjanya, Jumat (1/11/19). 

Mou Bersama Kemenag, Pengantin Baru di Belitung Timur Urus Dokumen Kependudukan Lebih Mudah

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pasangan pengantin yang baru menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Belitung Timur mulai sekarang lebih mudah dalam mengurus dokumen kependudukan.

Seusai prosesi ijab kabul, pengantin baru bisa langsung memperoleh KTP baru dengan status ‘menikah’ serta Kartu Keluarga Rumah Tangga baru.

Kemudahan pelayanan itu terlaksana lantaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Beltim telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus Perjanjian Kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Beltim, September 2019 lalu.

Program inovasi layanan ini telah tersedia di Seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Beltim.

Jadi pasangan yang baru menikah mendapatkan KK tidak hanyan satu, tetapi tiga KK. yakni KK rumah tangga baru, KK orang tua sang suami dan KK orang tua dari istri. Begitu pula KTP Elektronik, langsung dapat KTP Elektonik baru untuk pasangan, dengan status menikah.

"Namun untuk saat ini KTP Elektronik, dikarenakan distribusi blangko KTP dari pusat yang jumlahnya terbatas, maka untuk sementara waktu diterbitkan SUKET dan ini terjadi bukan hanya di Belitung Timur, tapi juga di Kabupaten /kota lain di Indonesia,” ujar Kepala Diskducapil Beltim Ernadi melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Bayu Putra Anggara di ruang kerjanya, Jumat (1/11/19).

Menurut Bayu, sebelum inovasi layanan ini ada, pasangan yang hendak menikah harus bolak-balik ke kantor Disdukcapil untuk menggurus KK dan KTP.

Waktu untuk memperoleh dokumen kependudukannya pun terjeda, mengingat harus menunggu beberapa saat seusai prosesi akad nikah.

“Mulai sekarang cukup bawa dua KK dan KTP lama ke KUA, dak perlu lagi datang ke Capil (Disdukcapil Beltim-red). Begitu selesai ijab kabul, langsung dapat KTP sama KK, nanti silahkan pengantin nya mengambil KK dan KTP El nya di KUA bareng dengan Buku Nikahnya,” tutur Bayu.

Inovasi layanan yang diberikan tidak terhenti di situ saja. Calon pengantin juga tak perlu lagi mengurus surat pengantar perubahan status pernikahan KTP dan KK dari RT serta Desa.

“Kalau dulukan harus ada pengantar dari RT dan Desa untuk membuat KK dan KTP. Namun untuk N1-N4 atau surat rekomendasi menikah tetap harus diurus di desa,” jelas Bayu.

Alumni Komunikasi UGM angkatan 2000 itu menambahkan Kabupaten Beltim merupakan salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menerapkan layanan tersebut.

Uji coba dan penjajakan sudah dilakukan sejak tahun 2017 lalu dengan pilot project nya KUA Manggar. Terhitung 20 September 2019, seluruh KUA yang ada di Belitung Timur, sudah menyediakan layanan inovasi dan integrasi dengan Disdukcapil Belitung Timur ini.

“Seingat saya, di Provinsi Babel, kita yang pertama menerapkan layanan ini. Kepada penduduk Belitung Timur yang akan menikah di KUA, mari manfaatkan layanan ini,” ujar Bayu.

(*)

Tags
menikah
KUA
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved