Berita Belitung

Kemenkeu Mengajar, Beri Semangat dan Wawasan Siswa SD di Belitung Melalui Kisah Inspiratif

Mengusung tema 'satu hari mengajar, selamanya memberi arti', program ini pertama kalinya diselenggarakan di negeri laskar pelangi.

Kemenkeu Mengajar, Beri Semangat dan Wawasan Siswa SD di Belitung Melalui Kisah Inspiratif
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kegiatan Kemenkeu Mengajar yang diadakan di SD Negeri 18 Sijuk, Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Senin (4/11/2019). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Meneriakkan yel-yel hingga bermain sembari belajar, menjadi aktivitas yang dilakukan siswa SD Negeri 19 Sijuk, Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Senin (4/11/2019).

Kegiatan serupa juga berlangsung di SD Negeri 18 Sijuk. Jika biasanya para guru mengajar, sehari ini siswa tak kalah antusias belajar dari insan kementerian keuangan (kemenkeu). Melalui Kemenkeu Mengajar, sebanyak 64 relawan pengajar dan dokumenter serta 28 panitia daerah dari seluruh instansi yang dibawahi kemenkeu.

Mengusung tema 'satu hari mengajar, selamanya memberi arti', program ini pertama kalinya diselenggarakan di negeri laskar pelangi. Meski program Kemenkeu Mengajar telah keempat kalinya dilangsungkan di penjuru negeri.

"Kemenkeu Mengajar 4 diadakan serentak dan masif di seluruh Indonesia. Ada 159 sekolah yang tersebar di 29 provinsi dan 61 kabupaten/kota," kata Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan Rd Yen Yen Nuryeni.

Menurutnya, ini juga merupakan anugerah bagi Belitung yang meskipun tanpa mengusulkan, justru dibidik kemenkeu. Apalagi relawan pengajar juga merupakan orang-orang pilihan dan memiliki jabatan strategis seperti kepala kantor, kepala bidang, juga kepala seksi yang terpanggil hatinya agar bisa berbagi ilmu.

Ia mengatakan, para relawan yang datang semuanya berangkat dengan biaya transportasi dan akomodasi masing-masing, karena kemenkeu hanya memfasilitasi surat tugas agar mereka bebas absen satu hari ini.

Materi yang disampaikan kepada siswa SD seputar peran kemenkeu menggerakkan perekonomian Indonesia.

Selain itujJuga menyampaikan kisah inspiratif seputar pekerjaan, sehingga nanti membuka wawasan untuk anak-anak mempunyai referensi masa depan lebih banyak.

Program tersebut juga dilakukan di SD agar bisa memberikan wawasan saat usia dini, agar generasi penerus memiliki cita-cita terbaik.

Pemilihan lokasi Kemenkeu Mengajar juga tak dilakukan instan. Proses seleksi sekolah untuk kegiatan telah dilakukan sejak dua bulan lalu, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan sehingga dipilih sekolah berdasarkan pertimbangan karakteristik peserta didik.

Kedepannya, Yen Yen berharap materi yang dibagikan kepada anak-anak bisa menjadi motivasi bagi mereka agar semakin bersemangat.

"Paling tidak agar seperti kakak-kakaknya, akhirnya punya strategi belajar yang tepat, cita-cita yang tinggi, ingin membangun masa depan lebih baik, membangun Belitung lebih baik, dan menjadi bagian generasi muda yang diandalkan NKRI," harap Yen Yen.

"Kami menyadari, memang satu hari untuk mengubah bangsa itu tidak bisa, tidak cukup. Tapi paling tidak bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved