Kasatpol PP Provinsi Bangka Belitung Laporkan Dugaan Perusakan di Polres Belitung

Kasatpol PP Provinsi Babel Yamoa'a Harefa akhirnya membuat laporan polisi resmi di Polres Belitung atas dugaan tindak pengrusakan

Kasatpol PP Provinsi Bangka Belitung Laporkan Dugaan Perusakan di Polres Belitung
posbelitung.co/dede s
Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erlicshon menunjukkan barang bukti kendaraan yang dirusak dan kayu, Selasa (5/11/2019) 

Kasatpol PP Provinsi Bangka Belitung Laporkan Dugaan Pengrusakan di Polres Belitung

POSBELITUNG.CO - Kasatpol PP Provinsi Babel Yamoa'a Harefa akhirnya membuat laporan polisi resmi di Polres Belitung atas dugaan tindak perusakan dalam operasi penertiban tambang ilegal di Dusun Piak Aik, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Menurut Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erlicshon, laporan penganduan tersebut diterima pada Senin (4/11/2019) tepatnya pukul 21.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran penyidik Satreskrim Polres Belitung akan melakukan pemanggilan terhadap para saksi yang direncanakan tiga hari ke depan.

"Senin, pukul 21.00 WIB kami telah menerima laporan polisi dari pelapor atas nama Yamoa yang melaporkan perusakan kendaraan dan penganiayaan anggota Satpol PP. Kami sudah membuat BAP terhadap pelapor dan selanjutnya akan melalukan pemanggilan kepada sakso," ujar Erlicshon kepada posbelitung.co, Selasa (5/11/2019).

Kronologis Ibu Buang Bayi ke Dalam Mesin Cuci, Terungkap Setelah Mendengar Suara Tangis Bayi

Tanggapan Bupati Belitung Setelah Awat Bicara di Atas Mimbar Gedung DPRD Belitung

Direktur Eksekutif LKPI Pusat Kericuhan Penertiban Tambang Image Buruk Pemerintah

Ia menambahkan sebelum menerima LP, jajarannya sudah melakukan interogasi terhadap perwakilan masyarakat penambang dan anggota Satpol PP Provinsi Kepulauan Babel pada Sabtu (2/11/2019).

Berdasarkan data, terdapat 17 orang yang sudah diminta keterangan pasca kejadian, dimana enam orang perwakilan masyarakat tambang dan 11 orang dari Satpol PP Provinsi Kepulauan Babel.

Ditambah melakukan olah TKP serta mengamankan kendaraan yang rusak serta barang bukti seperti kayu dan lainnya.

Terdapat 10 unit kendaraan yang rusak diantaranya satu unit suzuki ertiga warna abu-abu nopol BN 1348 WA, satu unit Avanza G warna hitam nopol BN 1090 WA, satu unit CRV warna putih nopol BN 1029 TQH, satu unit Isuzu dam truck warna kuning nopol BN 8089 Z, satu unit Hino truck warna coklat nopol BN 4011 GZ, satu unit Hilux warna hitam dengan nopol BN 8002 Z, satu unit suzuki Ertiga warna putih No Pol BN 2005 FB, satu unit Hilux warna hitam No Pol BN 9045 Z , satu unit Avanza warna hitam No Pol BN 1917 wa dan satu unit Inova warna hitam No Pol BN 2358.

"Kalau ponton yang dibakar Satpol PP masih ada dan diamankan di lokasi kejadian," ungkapnya.

(posbelitung.co/dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved