Berita Belitung

Wabup Belitung Timur Nilai Remaja Merokok Karena Faktor Lingkungan, Iseng dan Ikut-Ikutan Teman

Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan faktor penyebab siswa merokok yakni lingkungan sebayanya

Wabup Belitung Timur Nilai Remaja Merokok Karena Faktor Lingkungan, Iseng dan Ikut-Ikutan Teman
Posbelitung/Bryan Bimantoro
Acara Diseminasi Hasil Pelaksanaan Model Intervensi Perubahan Perilaku untuk Perokok Pemula Pelatihan Pendidik Sebaya 'Generasi Sehat Tanpa Rokok' (Genstar) di SMP/MTs Kabupaten Belitung Timur tahun 2019 yang dilaksanakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur, Selasa (4/11/2019) di Meeting Room Hotel Guest Manggar. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan faktor penyebab siswa merokok yakni lingkungan sebayanya, orang tua, sampai paparan iklan rokok sehingga membentuk pemikiran merokok adalah hal yang wajar di lingkungannya.

Kondisi ini tak lepas juga dari akses membeli rokok yang mudah bagi siswa.

"Upaya menyelesaikan masalah rokok ini, satu di antaranya yakni mengintervensi penyebab-penyebab remaja merokok, seperti menerbitkan regulasi tertentu berkaitan dengan rokok," kata Burhanudin kepada Posbelitung.co, Selasa (5/11/2019)

Penjelasan ini disampaikannya di sela acara Diseminasi Hasil Pelaksanaan Model Intervensi Perubahan Perilaku untuk Perokok Pemula Pelatihan Pendidik Sebaya 'Generasi Sehat Tanpa Rokok' (Genstar) di SMP/MTs Kabupaten Belitung Timur tahun 2019 oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur di Meeting Room Hotel Guest Manggar.

Ia bercerita sering melakukan komunikasi dengan pelajar yang nongkrong di kawasan rumah dinasnya. Burhanudin bertanya mengenai alasan siswa tersebut merokok sampai ke uang membelinya dari mana.

"Rata-rata memang karena iseng saja. Ikut-ikutan temannya. Permasalahan rokok bagi remaja merupakan tugas bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya satu dua orang saja menyelesaikannya," ungkap pria yang akrab disapa Aan ini.

Orang tua, lanjutnya, harus menanamkan pemahaman kepada anak-anak dan remaja tentang bahaya rokok bagi kesehatan sejak dini. Peran sekolah dalam hal ini adalah guru juga diharapkan dapat memberikan tindakan dan pengarahan mengatasi perilaku merokok bagi pada remaja.

"Saya mengajak kepada kita semua selaku orang tua dan selaku orang dewasa memberikan pengawasan dan keteladanan yang baik kepada anak-anak kita para remaja sehingga bisa memberikan pemahaman mengatasi perilaku merokok pada remaja di Beltim," kata Aan. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved