Berita Belitung

Konsultasi Publik RPZ Pencadangan Konservasi Perairan di Belitung Sudah ke Dua Kali, Ini Tujuannya

Konsultasi publik ini dilakukan untuk mendapatkan saran dan masukan serta tanggapanterkait penetapan zonasi di kawasan konservasi.

Konsultasi Publik RPZ Pencadangan Konservasi Perairan di Belitung Sudah ke Dua Kali, Ini Tujuannya
posbelitung.co/Disa Aryandi
Konsultasi Publik RPZ kawasan konservasi perairan Kabupaten Belitung, rabu (5/11/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Konsultasi publik review rencana dan pengelolaan zonasi (RPZ) kawasan konservasi perairan Kabupaten Belitung yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Keluatan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (6/11/2019) di ruang pertemuan merupakan konsultasi publik yang kedua kali.

Konsultasi publik yang pertama dilakukan DKP di kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan pada bulan Juni 2019 lalu.

Konsultasi publik ini dilakukan untuk mendapatkan saran dan masukan serta tanggapan dari semua pemangku kepentingan terkait penetapan zonasi di kawasan konservasi.

"Kawasan konservasi ini ada beberapa zona, ada zona inti, ada zona pemanfaatan, ada zona perikanan berkelanjutan dan zona lain nya," kata Kasi Konservasi dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir dan Laut DKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wawan Riduan kepada posbelitung.co, Rabu (6/11/2019).

Pencadangan kawasan konservasi perairan Kabupaten Belitung ini, sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung nomor 188.44/927/DKP/2019 dan sudah di tandatangani oleh Gubernur tertanggal 15 Oktober 2019 lalu.

Secara keseluruhan, pencadangan konservasi perikanan di Belitung ini memiliki luasan 447.785,25 hektar. RPZ tersebut, setelah dilakukan konsultasi publik hari ini, dan disepakti, maka akan langsung di sampaikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk di SK kan.

"Jadi output ini adalah SK Menteri. Kawasan konservasi yang sudah ditetapkan ini baru di Belitung Timur, itu ada 112.000 hektar diperairan memporang. Kalau ini jadi, berarti hebat pulau Belitung kawasan konservasinya sudah dijadikan wilayah konservasi," bebernya.

Pulau Bangka masih dalam tahap review pencadangan, lantaran sebelumnya RPZ tersebut menggunakan SK Bupati.

"Sementara saran dan tanggapan dari kementerian semua cadangan itu harus direview oleh Gubernur. Jadi akan direview nantinya," ujarnya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved