Kriminalitas

Penyidik Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Arisan Piau, Korban Rugi Rp 519 Juta

Jajaran penyidik Polres Belitung akhirnya melimpahkan barang bukti dan tersangka Vivi (33) kepada Kejari Belitung pada Rabu (6/11/2019).

Penyidik Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Arisan Piau, Korban Rugi Rp 519 Juta
Posbelitung/Dede Suhendar
Proses penyerahan tersangka dan barang bukti perkara dugaan penipuan atau penggelapan, Rabu (6/11/2019) 

POSBELITUNG.CO.BELITUNG-- Perkara kasus dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan uang arisan piau memasuki babak baru.

Jajaran penyidik Polres Belitung akhirnya melimpahkan barang bukti dan tersangka Vivi (33) kepada Kejari Belitung pada Rabu (6/11/2019).

Kasi Pidum, Kejari Belitung Afridel beserta jajarannya menerima kedatangan rombongan penyidik dan tersangka yang ditemani suaminya itu.

"Iya hari ini tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti. Nanti akan ditindaklanjuti oleh tim jaksa penuntut umum yang telah dibentuk," kata Afridel, Rabu (6/11/2019) kepada Posbelitung.co.

Sementara itu, untuk barang bukti yang diserahkan berupa lembaran kertas daftar nama peserta arisan dan bukti transfer.

Berdasarkan uraian singkat perkara, diduga terjadi tindak pidana penipuan atau penggelapan di kediaman tersangka, Jalan Mat Yasin, Kelurahan Kampung Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada 10 Mei 2017 sampai April 2019 lalu.

Tindak pidana diduga dilakukan Vivi selaku ketua arisan piau yang menggunakan nama peserta tanpa izin dari yang bersangkutan untuk mendapatkan uang.

Tersangka menyampaikan kepada korban dalam hal ini DH (inisial) bahwa yang peserta lain yang mendapat jatah nomor urut arisan.

Lalu, korban menyetorkan sejumlah uang sesuai kesepakatan dalam arisan tersebut.

Namun, tersangka tidak menyetorkan uang yang menjadi hak peserta lainnya justru menggunakan uang itu untuk keperluan pribadi.

Atas kejadian tersebut, korban sekaligus pelapor yakni DH mengalami kerugian sekitar Rp 519 juta.

Korban sendiri telah mengikuti tiga jenis arisan yang dikelola Vivi mulai dari Rp 5 juta, Rp 10 juta dan Rp 20 juta.

Sementara itu, untuk pasal yang diterapkan Pasal 374 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) dan atau Pasal 378 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Berdasarkan informasi, tersangka akan mengajukan penangguhan penahanan kepada Kejari Belitung. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved