Berita Belitung

Lakukan Penangkapan Ikan di Zona Inti, Tetap Diberikan Sanksi

Apabila nelayan tangkap melakukan penangkapan di zona inti atau zona merah, tetap diberikan sanksi sesuai dengan peraturan.

Lakukan Penangkapan Ikan di Zona Inti, Tetap Diberikan Sanksi
KOMPAS.com/HERU DAHNUR
ilustrasi - Perahu dan kapal milik nelayan Desa Tanjung Binga, Belitung, berjejer di sepanjang garis pantai. 

Apabila nelayan tangkap melakukan penangkapan di zona inti atau zona merah, tetap diberikan sanksi sesuai dengan peraturan.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ketua tim kelompok kerja (pokja) Review Rencana dan Pengelolaan Zonasi (RPZ) Kawasan Konservasi Perairan Kabupaten Belitung Ade Ardian mengatakan apabila nelayan tangkap melakukan penangkapan di zona inti atau zona merah, tetap diberikan sanksi sesuai dengan peraturan.

Zona inti tersebut, terletak di Pulau Kalambau, Pulau Selema dan Pulau Bangkai yang berada di Kecamatan Selat Nasik. Sedangkan di Kecamatan Membalong yaitu Pulau Pelemah dan Pulau Tupai.

"Karena itu dilarang, jadi tetap ada sanksi nya. Kalau pun itu diperboleh kan tetap dengan bersyarat melakukan penangkapannya dan yang sudah pasti. Kapal yang digunakan dibawah 10 Gt (gross tone) dan penggunaan alat tangkap harus ramah lingkungan," kata Ade kepada posbelitung.co, kamis (7/11/2019).

Munculnya kawasan konservasi ini sebetulnya bukan dari keinginan Pemerintah, namun dari masyarakat, melihat perkembangan alat tangkap yang digunakan sering merusak rumah ikan.

"Tapi yang jelas, dengan penetapan konservasi ini, produksi ikan jelas berpengaruh positif dan adanya konservasi ini pula membuat produksi ikan menjadi berkepanjangan, karena disini di atur, mana daerah yang tidak boleh di ambil, dan dibiarkan berkembang biak disitu. Kalau sekarang tidak ada pengaturan seperti itu, dipastikan produksi ikan akan sedikit, karena banyak alat tangkap yang tidak ramah lingkungan muncul. Nah adanya ini tentu meningkatkan produksi," bebernya.

Menurut Ade, untuk pengawasan zona itu secara langsung akan dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung. Namun tetap memiliki keterbatasan SDM, sehingga tidak seterusnya bisa standby diperairan laut.

"Tapi tetap nanti ada pencegahan, apalagi diluar pemanfaatan zona - zona tersebut," pungkasnya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved