Breaking News:

Warga Unjuk Rasa Bawa Jenazah Korban Pengeroyokan ke Kantor Wali Kota Sorong

Dalam aksi tersebut, keluarga dan sejumlah warga menggotong jenazah korban pengeroyokan hingga masuk ke dalam Gedung Kantor Wali Kota Sorong.

Penulis: tidakada008 | Editor: Fitriadi
Tangkap layar video Kompas TV
Unjuk rasa, sejumlah warga membawa jenazah korban pengeroyokan ke Gedung Kantor Wali Kota Sorong 

POSBELITUNG.CO - Warga Sorong, Papua Barat melakukan unjuk rasa di Kantor Wali Kota Sorong, Jumat (8/11/2019).

Mereka menuntut agar pemerintah daerah setempat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan seorang remaja tewas.

Namun protes warga di kantor Walikota tersebut terbilang tidak biasa dan membuat heboh.

Pasalnya, bukan spanduk ataupun poster yang dibawa saat unjuk rasa, melainkan peti mati yang berisi jenazah korban pengeroyokan.

Dalam aksi tersebut, keluarga dan sejumlah warga menggotong jenazah korban pengeroyokan hingga masuk ke dalam Gedung Kantor Wali Kota Sorong.

Berdasarkan laporan Kompas TV, Jumat (8/11/2019), jenazah remaja itu digotong ramai-ramai oleh warga menggunakan peti.

Setelah dibawa masuk ke dalam Gedung Kantor Wali Kota, penutup peti jenazah pun dibuka.

Tubuh jenazah yang terbaring kaku dalam peti terlihat dengan jelas.

Menurut jurnalis Kompas TV Flora Batlayeri, remaja itu dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (5/11/2019) malam kemarin.

Keluarga korban nekat membawa jenazah ke kantor wali kota lantaran pihak berwajib dirasa lamban dalam mengusut kasus pengeroyokan yang menewaskan anggota keluarganya itu.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved