Berita Belitung

Pemkab Belitung Timur Siapakan Anggaran Rp 14 Miliar untuk BPJS Kesehatan

Pemkab Belitung Timur sudah menyiapkan anggaran iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 14 Miliar, anggaran tersebut meningkat Rp 2 Miliar

Dokumen Pos Belitung
Bupati Kabupaten Belitung Timur Yuslih Ihza. Senin (11/11/2019) 

Pemkab Belitung Timur sudah menyiapkan anggaran iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 14 Miliar, anggaran tersebut meningkat Rp 2 Miliar dari 2019 lalu.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza mengatakan dalam APBD 2020 Pemkab Belitung Timur sudah menyiapkan anggaran iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 14 Miliar, anggaran tersebut meningkat Rp 2 Miliar dari 2019 lalu.

Iuaran BPJS tersebut adalah BPJS kelas tiga yang diperuntukan bagi masyarakat Kabupaten Belitung Timur yang memiliki KTP Belitung Timur. Terlepas dari mampu dan tidak mampu, dan diluar ASN, TNI/Polri dan pegawai perusahaan.

Terkait rencana kenaikan iuran BPJS kesehatan, pemerintah daerah kabupaten Belitung Timur sebenarnya sudah menyiapkan dengan dengan menambah anggaran pada 2020 akan datang.

Namun cukup tidaknya, Yuslih belum bisa memastikan berapa kenaikan iuran BPJS.

Ia menjelaskan saat ini belum ada hitam diatas putih kenaikan BPJS Kesehatan, sehingga masih menunggu surat keputusan.

"Untuk plafon anggaran tahun 2019 ini kan kemungkinan belum terserap semua, tergantung Dinas kesehatan berapa rinciannya. Dari dasar itu dengan kami mengganggarkan Rp 14 miliar pertimbangannya kalau ada kenaikan, ternyata memang ada rencana kenaikan," ujar Yuslih kepada posbelitung.co. Senin (11/11/2019)

Dikatakannya bila sudah ada surat keputusan mengenai jumlah iuran dan wajib setor dari pemkab Belitung Timur untuk masyarakat. Anggaran tersebut sementara dipakai terlebih dahulu.

Jika pun ada kekurangan Yuslih mengatakan akan dialokasikan kembali pada anggaran perubahan APBD 2020 sesuai yang dibutuhkan.

"Karena saat ini PPAS 2020 sudah ditetapkan tidak bisa melebihi langsung dari perencanaan," ujarnya.

Dengan adanya wacana kenaikan Yuslih berpendapat kedepannya mungkin akan lebih selektif lagi pada pembayaran BPJS Kesehatan.

Misalnya bagi masyarakat yang sudah mampu bisa dialihkan kepada yang tidak mampu.

Namun Yuslih berpesan masyarakat tidak perlu resah dengan kenaikan BPJS Kesehatan tersebut, karena sudah ditanggung pemerintah.

(posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved