PLN Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dukung Pengembangan Pariwisata

Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto kunjungi Belitung

PLN Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dukung Pengembangan Pariwisata
Ist
Dokumentasi PLN 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto kunjungi Belitung untuk mempercepat proses pemulihan listrik.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Belitung atas kesabaran dan dukungan yang diberikan untuk memulihkan kondisi kelistrikan di Belitung.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh masyarakat Belitung dapat menikmati listrik bahkan hingga ke pulau-pulau terpencil sekalipun. Dalam tiga tahun terakhir sebanyak 12 pulau di Babel sudah berlistrik. Yang terbaru adalah pulau Kuil dimana listrik sudah siap dinyalakan. Dalam waktu dekat ada satu pulau di Belitung yang akan dialiri listrik yaitu pulau Long," jelas Wiluyo, Kamis (14/11).

"Kabar gembira datang dari pelabuhan Tanjung Pandan Belitung bahwa pada siang tadi kapal yang mengangkut trafo untuk mesin MPP tinggal menunggu antrian untuk sandar di pelabuhan. Sehingga sesuai rencana, pada 19 November mendatang ketiga mesin pembangkit kami sudah siap digunakan kembali secara normal," ungkap Wiluyo.

Dokumentasi PLN
Dokumentasi PLN (Ist)

Wiluyo menambahkan pihak PLN berkomitmen memperkuat sistem kelistrikan di Belitung untuk mendukung kegiatan pariwisata dan industri dengan menambah kapasitas pembangkit dan jaringan.

"Kapasitas pembangkit akan ditingkatkan dengan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2X15 mega watt (MW) di Belitung Timur  yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2024 (satu unit).

Selain itu pembangkit berbahan bakar ramah lingkungan juga akan ditambah dengan membangun pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) tersebar dengan total kapasitas 2 MW pada tahun 2020 dan 3 MW di tahun 2024," ungkap Wiluyo.

Selain itu menurut Wiluyo PLN bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Belitung, PLN baru saja mengoperasikan pembangkit listrik tenaga bionabati (PLTBn) berkapasitas 5 MW.

Pembangkit ini adalah pembangkit listrik berbasis minyak kelapa sawit murni atau biasa disebut CPO (crude palm oil) pertama di Indonesia.

"Terkait aringan, PLN akan menambah jalur SUTT dan gardu induk (GI) untuk mengevakuasi daya yang dibangkitkan dengan tingkat keandalan yang lebih tinggi. Saat ini Pulau Belitung dihubungkan dengan jaringan SUTT 70 kV dari GI Suge ke GI Dukong. Ke depan akan dibangun jaringan SUTT 70 kV dari Dukong ke Manggar yang ditargetkan operasi pada tahun akhir Desember 2019 dan dari Dukong ke Tanjung Tinggi yang ditargetkan beroperasi pada 2021," ungkap Wiluyo.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved