VIDEO: Berkunjung ke Vihara Dewi Kwan Im Beltim, Rasakan Sensasi Ramalan Kuno Tionghoa 'Ciam Si'

Ada satu aktifitas selain beribadah yang bisa kamu lakukan di Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur. Kamu bisa meramal hidupmu di sini

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Ada satu aktifitas selain beribadah yang bisa kamu lakukan di Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur. Kamu bisa meramal hidupmu di sini alias 'tjiam si atau ciam si'.

Ini adalah tradisi kuno meramal masyarakat Tionghoa yang masih bisa ditemukan sampai sekarang. Bagi yang ingin mencobanya, kamu akan didampingi oleh pengurus Vihara ini.

Langkah pertama ia harus mengambil dua buah benda yang jika disatukan berbentuk seperti bulan. Dua benda itu disatukan lalu ditempel ke dada, lalu mengucap salam, nama, umur, dan pertanyaan hidup di depan altar.

Setelah 'memperkenalkan diri', ia harus menjatuhkan benda itu ke lantai. Jika benda itu jatuh dan sisi datar dua-duanya berarti Dewi sedang 'menertawaimu'. Sebaliknya, jika kedua sisi cembung, Dewi sedang 'memarahimu'.

"Kebetulan mas ini sisi satu sama lain berbeda. Jadi artinya diizinkan oleh Dewi meramal di sini," jelas Usnia, Jumat (15/11/2019).

Setelah prosesi itu, selanjutnya Agustinus mengambil gelas bambu yang berisi 61 potongan bambu. Ia harus mengocok bambu itu hingga keluar satu bambu. Di satu permukaan bambu itu terdapat angka yang nanti akan menjadi hasil ciam simu.

"Setelah keluar satu bambu itu, dia harus menjatuhkan dua benda tadi lagi. Baru kalau hasilnya bagus bisa diambil kertasnya," ucapnya.

Agustinus harus mengocok gelas bambu itu sebanyak tiga kali sebelum bisa mengambil hasil ciam sinya. Menurut Usnia, setelah tiga kali jika tidak sesuai yang diharapkan, maka ramalannya ditolak oleh Dewi.

"Wuuuu bagus!" sorak Agustinus sambil tertawa bahagia. Ia mendapatkan ciam si nomor 55 yang intinya rejekinya akan lancar.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Tomi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved