Pendaftaran CPNS di Belitung Timur

Waktu pendaftaran seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil untuk Kabupaten Belitung Timur akan diperpanjang hingga Rabu, 27 November 2019

Pendaftaran CPNS di Belitung Timur
Istimewa
Kepala BKPSDM Yuspian 

Pendaftaran CPNS di Belitung Timur

POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Waktu pendaftaran seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil untuk Kabupaten Belitung Timur akan diperpanjang hingga Rabu, 27 November 2019 pukul 24.00. Perpanjangan itu membuat jadwal pengukuran tinggi badan untuk pelamar formasi Pemula Polisi Pamong Praja dimundurkan.

“Waktu pengukuran tinggi badannya nanti kita sesuaikan, pokoknya setelah penutupan pendaftaran. Nanti pengumuman lebih lanjut kita pasang di web site kita,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Yuspian, Senin (25/11/19).

Menurut Yuspian adanya perpanjangan pendaftaran lantaran pengumuman terbaru dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sebelumnya jadwal pendaftaran CPNS untuk Kabupaten Beltim akan ditutup hari ini, Senin (25/11/19) pukul 24.00.

“Pokoknya Rabu Malam itu sudah kita tutup, jadi kita himbau untuk yang belum mendaftar segera selesaikan,” ujar Yuspian.  

Hingga Senin (25/11/19) Sore, jumlah pendaftar CPNS untuk Kabupaten Beltim mencapai 1.803 orang, namun baru 1.465 pelamar yang dianggap sudah lengkap mendaftar.

Namun dari jumlah tersebut, tidak semua formasi terisi. Satu Formasi Kesehatan yakni Pengelola Program Imunisasi belum ada pelamar dan Pelaksana Perekam Medis baru satu pelamar. Sedangkan Formasi Perawat Terampil dan Pemula Pol PP paling banyak peminat dengan 191 dan 166 pelamar.

“Bisa saja nanti begitu ada perpanjangan ini mudah-mudahan untuk formasi itu akan ada pelamar. Kalau yang untuk formasi SMA itu terbatas tinggi badan sama ada yang buta warna,” ungkap Yuspian.

Yuspian pun menghimbau agar para pendaftar teliti dan jeli dalam mengisi formulir pendaftaran. Selain itu, banyak pendaftar yang salah dalam mengunggah dokumen pendaftaran.

“Ada yang konyol juga, masa masukkan tanggal kelahiran tahun 2019. Padahal indicator tahun kelahiran itu sangat signifikan,” sesal Yuspian. (*)

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved