Breaking News:

Berita Belitung

Bupati Belitung Sebut Susah Siasati Kekurangan Tenaga Guru

Meski ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tenaga guru tahun 2019 ini, namun diprediksi tenaga pengajar tersebut tetap kurang

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung, Sahani Saleh 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah Kabupaten Belitung sekarang ini mengalami kekurangan tenaga guru. Meski ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tenaga guru tahun 2019 ini, namun diprediksi tenaga pengajar tersebut tetap akan mengalami kekurangan.

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, untuk menyiasati kekurangan tenaga guru tersebut, sulit. Lantaran sekarang ini guru maupun kepala sekolah (kepsek) sudah disibukan dengan urusan administrasi yang meningkat.

"Itu sebetulnya, jadi susah untuk menyiasati perihal seperti itu. Saya akui, memang tenaga guru ini mengalami kekurangan, ditambah lagi nanti ada yang pensiun, semakin berkurang," ungkap Sanem kepada posbelitung.co, selasa (26/11/2019).

Kata Sanem, seperti pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, peranan guru harus dikembalikan seperti dulu. Urusan administrasi, harus di nomor dua kan, agar peranan belajar mengajar bisa dilakukan dengan cepat.

"Nah mungkin kepsek ini kan lebih banyak administratif, nah jangan disibukan dengan persoalan itu. Kalau tidak salah, kita di Belitung ini hampir kekurangan 500 tenaga guru, dan itu termasuk kepsek," ujarnya.

Untuk menjadi kepsek, lanjut Sanem, harus melalui tes khusus dan memenuhi berbagai persyaratan administrasi. Tes tersebut membuat tenaga guru ini enggan untuk mengikuti.

"Jadi justru dari guru tersebut yang tidak mau ikut tes jadi kepsek, coba itu dihilangkan, maka tidak akan mengalami kekurangan. Ya jalan satu - satu nya memang guru honor itu yang diberdayakan," bebernya.

Dari segi kesejahteraan antara guru honorer dan berstatus ASN sangat jauh berbeda, kata Sanem, mereka tetap berupaya untuk menutupi kekurangan tersebut. Salah satu nya dengan mengalokasikan APBD Kabupaten Belitung sebesar 24 persen dari APBD induk.

"Nah di dalam anggaran 24 persen itu, kami selipkan rincian angaran untuk insentif guru - guru honorer tersebut. Itulah upaya yang bisa kami lakukan. Sesuai undang-undang 20 persen anggaran untuk dunia pendidikan, nah kami 24 persen," jelasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Tags
Sanem
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved