Breaking News:

Berita Belitung

Puluhan Raperda Diusulkan ke DPRD Kabupaten Belitung

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori mengatakan, secara resmi sudah menerima usulan rancangan peraturan daerah (raperda)

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Khamelia
Pos Belitung/Disa Aryandi
Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori, selasa (26/11/2019) menandatangani berita acara persetujuan, terhadap usulan 21 Raperda 

POSBELITUNG.CO - Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori mengatakan, secara resmi sudah menerima usulan rancangan peraturan daerah (raperda) dari Pemerintah Kabupaten Belitung. Terdapat 19 produk hukum raperda secara keseluruhan yang di usulkan oleh lembaga eksekutif tersebut.

Sedangkan untuk Raperda Insiatif DPRD yang di usulkan oleh anggota DPRD Kabupaten Belitung yaitu terdapat dua produk hukum. Total secara keseluruhan yang masuk dan tercatat di lembaga legislatif yaitu 21 dokumen raperda.

"19 dari Pemda, dan dua raperda usulan dari inisiatif kami DPRD. Tapi dari semua nanti, tentu akan ada yang menjadi skala prioritas untuk dilakukan pembahasan, dan di sahkan menjadi produk hukum," ungkap Ansori kepada Posbelitung.co, selasa (26/11/2019).

Kata Ansori, 21 rancangan produk hukum itu tidak semua nya akan dilakukan pembahasan oleh DPRD Kabupaten Belitung. Sebab, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebelumnya sudah nyampaikan akan memangkas produk hukum yang bisa menghambat investasi.

"Itu sudah di sampaikan pak Presiden kemarin saat rakornas. Karena kalau ingin menerbitkan produk hukum, ada yang harus dibuang dan itu sudah menjadi instruksi Presiden. Kemudian di antara dua atau tiga raperda misalkan saling berhubungan, harus dibuat menjadi satu perda saja," ujarnya.

Menurut Ansori, dari 21 Raperda tersebut, nanti nya paling tidak setengah dari usulan produk hukum itu dijadikan menjadi Perda. Sehingga yang lainnya akan dihapuskan.

"Tapi itu nanti akan dibahas dan dirapatkan lagi, terkecuali Perda Inisiatif DPRD, itu tetap berjalan nanti pembahasan nya. Dalam instruksi presiden juga waktu itu, di bulan Januari dan Februari 2020 nanti, pembahasan harus sudah berjalan, supaya tidak menunda lagi," bebernya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved