Advertorial

Disbudpar Beltim Ciptakan Pramusaji Unggul

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengadakan pelatihan sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan tahun 2019

Disbudpar Beltim Ciptakan Pramusaji Unggul
Ist/Disbudpar Beltim Ciptakan Pramusaji Unggul
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) foto bersama para peserta pelatihan sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan tahun 2019. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengadakan pelatihan sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan tahun 2019. Pelatihan ini berlangsung 13 - 16 November 2019 diberikan untuk menciptakan SDM yang unggul menguasai berbagai ilmu dalam kepariwisataan.

Para peserta mendapat teori selama dua hari dan dilanjutkan praktek selama satu hari. Pelatihan ini dikhususkan pada bidang pramusaji yang diikuti sebanyak 20 peserta.

Koodinator Panitia Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepariwisataan, Disbudpar Kabupaten Beltim, Peranciscus Aryanto seizin Kepala Disbudpar Kabupaten Beltim Evi Nardi menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan menggunakan dana DAK non fisik Kementerian Pariwisata RI melalui Disbudpar Kabupaten Beltim.

“Dipilih bidang pramusaji karena kami ingin melihat dan menyamakan standarisasi pelayanan, khususnya untuk di pariwisata. Para peserta ini kami pilih dari pramusaji, waiters dari hotel, restoran, rumah makan dan warung kopi berkonsep milenial se-Beltim,” jelas Peranciscus Aryanto.
Para peserta diharapkan menjadi waiters dan pramusaji yang mengetahui standarisasi pelayanan.

“Apalagi saat ini kita kan sedang menuju ke pariwisata yang pastinya servis itu yang paling utama bagi para wisatawan ingin menikmati atau beristirahat ketika makan,” ujarnya.

Ada enam orang narasumber yang didatangkan untuk mengisi kegiatan ini. Adapun materi yang mereka berikan yakni manajemen pramusaji, karir industri hospitality, service excellent, table manner, table set up, psikologi pelayanan pramusaji.

“Seluruh narasumber yang kami libatkan dalam kegiatan ini, memiliki background di bidang pariwisata. Satu diantaranya yakni Yudi Dharma dari Politeknik Dharma Ganesa yang konsen di pariwisata,” jelas Peranciscus Aryanto.

Selanjutnya, para peserta yang mengikuti pelatihan ini akan dimasukkan dalam data base. Ini mengingat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) setiap tahun melakukan sertifikasi terhadap para waiters. Dan pada tahun 2020, para peserta akan disertifikasikan.

Peranciscus menambahkan seorang peserta mengatakan mengikuti pelatihan ini menjadikan seorang waiters akan lebih menghargai pekerjaannya.

Disbudpar Kabupaten Beltim pada tahun ini melaksanakan lima bidang pelatihan. Sedangkan pada 2020 akan datang, disbudpar akan melaksanakan pelatihan baru di 10 bidang. Diantaranya pelatihan pemandu selam, tata kelola destinasi, geo wisata, pemandu wisata sejarah dan warisan budaya, geowisata, pemandu wisata tracking, dan sebagainya. (adv/q5)

Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved