Bappelitbangda Beltim Gelar Rakor Demi Capai Status Kabupaten Layak Anak

Demi mencapai Kabupaten layak anak, Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur

Bappelitbangda Beltim Gelar Rakor Demi Capai Status Kabupaten Layak Anak - pemkab-beltim-mengelar-rapat-koordinasi.jpg
Istimewa
Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).
Bappelitbangda Beltim Gelar Rakor Demi Capai Status Kabupaten Layak Anak - pemkab-beltim-mengelar-rapat-koordinasi-penguatan-komitm.jpg
Istimewa
Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).
Bappelitbangda Beltim Gelar Rakor Demi Capai Status Kabupaten Layak Anak - pemkab-beltim-mengelar-rapat-koordinasi-penguatan-komitmen-daerah-satu-hati-ban.jpg
Istimewa
Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).

Bappelitbangda Beltim Gelar Rakor Demi Capai Status Kabupaten Layak Anak

POSBELITUNG.CO - Demi mencapai Kabupaten layak anak, Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).

Belitung Timur menjadi sorotan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung karena sampai saat ini belum mencapai target penghargaan Kabupaten Layak Anak sehingga menyebabkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum bisa meraih penghargaan Provinsi Layak Anak.

“Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Belitung Timur telah banyak menjalankan program dan kegiatan untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan anak, akan tetapi program dan kegiatan tersebut belum dapat mengangkat Belitung Timur sebagai Kabupaten Layak Anak. Semua itu karena Beltim belum maksimal dalam hal sinergitas dan belum terdokumentasi dengan baik berbagai program dan kegiatan dan susah diminta data,” kata Susanti selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil Dan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).
Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11). (Istimewa)

Agar Beltim memiliki Kabupaten Layak Anak, Susanti menjelaskan tiap daerah harus memenuhi 24 indikator yang terbagi dalam 5 (lima) klaster hak anak harus dipenuhi setiap daerah agar Kabupaten/Kota disebut Layak Anak. Pertama, hak sipil dan kebebasan. Kedua, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif. Ketiga, kesehatan dasar dan kesejahteraan. Keempat, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan kelima adalah perlindungan khusus.

“Yang harus dibangun yakni memenuhi 24 indikator. Sistem pembangunan itu harus menyeluruh, terencana dan berkelanjutan antara seluruh elemen dan lintas sektor dalam upaya pemenuhan hak anak berupa hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasinya. Setelah tidak terpenuhi hak anak maka perlu ada perlindungan khusus seperti kasus anak kekerasan, kasus diperjualbelikan, kasus anak terjerat hukum dan kasus lainnya,” ungkap Susanti.

Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).
Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11). (Istimewa)

Menyikapi hal tersebut, dalam waktu dekat Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Belitung Timur akan melakukan proses review atas capaian tahapan dalam upaya meraih predikat Kabupaten Layak Anak melalui kegiatan Koordinasi dan penandatanganan komitmen daerah menuju Kabupaten Layak Anak.

“Hal itu dilakukan untuk membangun komitmen pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam upaya mewujudkan pembangunan yang peduli terhadap hak, kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak," kata Khaidir Lutfi selaku Asisten Pemkab Beltim saat membuka rakor tersebut.

Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11).
Pemkab Beltim mengelar rapat koordinasi penguatan komitmen daerah Satu Hati Bangun Negeri Menuju Belitung Timur Kabupaten Layak Anak di kantor BP4D Beltim, Jumat (29/11). (Istimewa)

Khaidir berharap pihak Provinsi Babel dapat terus mengawal dan mendorong proses pengembangan Belitung Timur sebagai Kabupaten Layak Anak.

Begitu juga dengan Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa kiranya lebih memprioritaskan pengintegrasian hak-hak anak dalam kebijakan, program, kegiatan dan anggaran.

“Untuk mewujudkan kabupaten layak anak diperlukan peran serta semua pihak. Perlindungan anak ini harus bergerak utamanya dari orang tua, keluarga dan masyarakat tempat anak biasa beraktifitas. Pemerintah Daerah di sini hanya berfungsi sebagai alat untuk membantu hal itu bisa terwujud,” ujar Khaidir. (*)

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved