Advertorial

Literasi untuk Kesejahteraan

PROGRAM transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses kepada masyarakat, agar mendapatkan info

Literasi untuk Kesejahteraan
ist/PROGRAM transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses kepada masyarakat, agar mendapatkan informasi yang lebih luas, terutama di desa.
PROGRAM transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses kepada masyarakat, agar mendapatkan informasi yang lebih luas, terutama di desa. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Program transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses kepada masyarakat, agar mendapatkan informasi yang lebih luas, terutama di desa.

Dengan demikian, terjadi proses belajar yang mendorong kreativitas dan inovasi agar masyarakat perdesaan kreatif, yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri.
Program ini bertujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga kemampuan literasi meningkat serta berujung peningkatan kreativitas masyarakat dan kesenjangan akses informasi.

Dengan perpustakaan berbasis inklusi sosial, perpustakaan diharapkan mampu memperkuat perannya dalam meningkatkan kesejahtaeran dengan literasi. Paradigma perpustakaan saat ini sudah harus diubah.

Dari semula dianggap sebagai gudang buku, kini bertransformasi menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan teknologi informasi. Karena sejatinya kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperkuat peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia, dengan meningkatkan kreativitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan akses informasi.

Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah, sebagai tindak lanjut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar, untuk menyediakan layanan perpustakaan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta kebutuhan masyarakat.

Sejak tahun 2018, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI telah menjalin bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur dalam meningkatkan literasi di Kabupaten Belitung Timur.

Hingga sekarang, Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Kabupaten Belitung Timur baru menyentuh lima desa, yaitu Desa Cendil, Desa Mayang, Desa Burung Mandi, Desa Aik Madu dan Dendang. Jumlah tersebut masih kurang dari target yang diberikan oleh Perpusnas RI pada tahun 2018-2019.

Hingga tahap akhir penyelenggaraan, telah banyak bantuan yang telah diberikan oleh Perpusnas RI terhadap lima perpustakaan desa (perpusdes) penerima manfaat tersebut. Bantuan yang diberikan mulai dari peningkatan sarana dan prasarana berupa koleksi buku, komputer, printer, server serta pendampingan dan bimbingan penguatan SDM perpusdes, dalam melaksanakan kegiatan meningkatkan kreativitas masyarakat di daerah masing masing.

Melihat besarnya manfaat langsung dari program ini, maka Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur akan kembali mengajukan perpusdes untuk menjadi penerima manfaat program. Namun hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah desa dalam mengelola perpustakaannya. Oleh sebab itu, Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur tak henti-hentinya memberikan pembinaan kepada pemerintah desa dalam mengelola perpustakaannya.

Melalui transformasi perpustakaan ini, gedung perpustakaan desa kini diarahkan menjadi ruang belajar dan berkegiatan, dengan memanfaatkan sumber sumber literasi yang ada di perpustakaannya. Pemanfaatan fasilitas di sebuah perpustakaan, kini lebih ke arah upaya peningkatan kesejahteraan dengan mendekatkan akses informasi kepada masyarakat, dengan memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Halaman
123
Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved