Advertorial

Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza Raih Dwija Praja Nugraha

Satu-satunya Kepala Daerah di Provinsi Babel menerima Penghargaan Puncak HGN Ke-34 dan HUT Ke-74 PGRI

Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza Raih Dwija Praja Nugraha
ist/beltim
Bupati Yuslih Raih Dwija Praja Nugraha 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza mengapresiasi guru-guru khususnya yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Beltim atas peran dan kinerjanya selama ini.

Terlebih terkait penghargaan Dwija Praja Nugraha yang baru saja diterima dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Sabtu (30/11).

“Merekalah (PGRI) yang menilai selama ini. Saat audiensi dengan saya, mereka menyatakan inisiasinya mengusulkan penghargaan, mereka semua juga yang mengurus. Jadi bukan karena permintaan saya,” ucap Yuslih.

Yuslih menerima penghargaan dari Mendikbud yang mewakili Presiden RI Joko Widodo. Acara berlangsung saat peringatan Puncak Hari Guru Nasional (HGN) Ke-34 dan HUT Ke-74 PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi Jawa Barat.

Atas kepercayaan itu, Yuslih menyatakan akan terus berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan. Begitu juga dengan guru-guru, diharapkan terus berdedikasi mengabdikan diri mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Beltim.

“Guru adalah profesi mulia, mudah-mudahan profesi guru akan tetap eksis berkibar. Mereka ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’. Jadi walaupun belum memperoleh penghargaan seperti tadi, tapi ilmu yang mereka berikan adalah amal jariyah yang tidak pernah putus,” ujarnya.

Terkait permintaan PGRI Beltim agar meningkatkan kesejahteraan guru dan kemampuan sumber daya manusia (SDM), Yuslih mengatakan siap mengakomodir. Demikian juga dukungan kepada mereka yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan, S1 ke S2 maupun pelatihan-pelatihan.

“Saya tidak keberatan asal keuangan daerah mampu, terus juga aturan memperbolehkan,” ucapnya.

Penghargaan Dwija Praja Nugraha merupakan apresiasi tertinggi dari guru yang tergabung dalam PGRI. Anugerah diberikan kepada kepala daerah yang punya komitmen tinggi memajukan kualitas pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru.

Ketua PGRI Kabupaten Beltim Syamsul Hairun mengatakan, PGRI bersama dengan dinas pendidikan berinisiatif mengusulkan Bupati Beltim lantaran dinilai punya komitmen dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Hal itu dapat dilihat dari porsi anggaran pendidikan pada APBD Kabupaten Beltim setiap tahunnya mencapai 20 persen lebih.

“Hal itulah yang membuat kami merasa beliau layak dan mengusulkan beliau untuk menerima penghargaan (Dwija Praja Nugraha),” kata Syamsul didampingi Kepala Dinas Pendidikan Beltim Amrizal serta pengurus PGRI.

Tahun 2019 ini PB PGRI memberikan penghargaan bagi 22 orang kepala daerah, Dua Gubernur, dan 20 bupati/wali kota se-Indonesia. Bupati Beltim merupakan satu-satunya kepala daerah di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yang menerimanya. 

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved