Advertorial

Bupati Luncurkan Program Inovatif KETARAP

BUPATI dan Wakil Bupati Belitung meluncurkan program inovatif KETARAP atau keterpaduan antara rakyat dan pengusaha di Hotel BW Suite Belitung

Bupati Luncurkan Program Inovatif KETARAP
ist/Bupati Luncurkan Program Inovatif KETARAP
BUPATI dan Wakil Bupati Belitung meluncurkan program inovatif KETARAP atau keterpaduan antara rakyat dan pengusaha di Hotel BW Suite Belitung, Selasa (3/12). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati dan Wakil Bupati Belitung meluncurkan program inovatif KETARAP atau keterpaduan antara rakyat dan pengusaha di Hotel BW Suite Belitung, Selasa (3/12). Peluncuran ini ditandai pemukulan gong oleh Bupati Belitung, H Sahani Saleh yang disaksikan sejumlah pelaku UMKM dan pengusaha.

“Melalui program ini diupayakan agar pelaku UMKM bisa meningkatkan mutu produk dan memiliki manajemen pemasaran yang baik. Juga didukung dengan sistem digitalisasi,” ujar H Sahani Saleh, Selasa (3/12).

Menurutnya, program tersebut juga diupayakan agar terus berkelanjutan agar UMKM Belitung memiliki daya saing. Termasuk memiliki keunggulan kemasan produk, legalitas serta mudah mengakses bantuan permodalan seperti melalui program kredit usaha rakyat (KUR).

Ia berharap makin banyak UMKM yang semakin eksis karena terus diberdayakan dan dikembangkan. Dengan demikian akan muncul wirausaha-wirausaha baru.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, S. Sn, M,Si. Program KETARAP menjadi satu di antara 16 program kerja Bupati dan Wakil Bupati Belitung. Melalui KETARAP, pemerintah menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan pengusaha.

“Pengusaha kekuatan besar, punya modal, pengalaman tapi ide tidak muncul. Sedangkan masyarakat punya ide original, tapi mereka memerlukan akses modal, pemasaran, dan manajemen yang profesional. Melalui KETARAP, keduanya kami pertemukan,” jelas Isyak.

Selanjutnya pengusaha juga harus bisa menebarkan virus positif bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha. Kata dia, secara teknis nantinya para pelaku UMKM juga bisa difasilitasi pengurusan perizinan melalui notaris. Pemerintah juga bisa menjadi penengah yang melihat kerjasama antara UMKM dan pelaku usaha bisa saling menguntungkan.

“Juga pendampingan perizinan dan lain-lain. Lain-lain itu adalah pembicaraan di antara mereka, untuk bermitra syaratnya apa, punya kesamaan visi, minat, dan saling percaya. Ini akan jadi daya tarik wisatawan karena produk kita semakin beragam,” tuturnya. 

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved