Breaking News:

Marak Aksi Skimming di Pontianak, Uang Tabungan Nasabah BRI Raib, Begini Cerita Korban

Ia kaget bukan kepalang, karena mendapat SMS penarikan tunai tersebut, pasalnya ATM dan buku tabungan disimpannya.

Penulis: tidakada007 | Editor: Rusmiadi
Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
Ilustrasi mesin ATM - marak aksi skimming, uang nasabah hilang. 

Marak Aksi Skimming di Pontianak, Uang Tabungan Nasabah BRI Ludes, Ini Cerita Korban

POSBELITUNG.CO - Seorang nasabah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kota Pontianak atas nama Dino (25) terkejut dengan masuknya SMS Banking di handphonenya bahwa ada pemberitahuan adanya penarikan tunai.

Menurut Dino, yang merupakan mahasiswa tingkat akhir di IKIP PGRI Pontianak ini SMS Banking bukan hanya sekali, melainkan dua kali.

Ia kaget bukan kepalang, karena mendapat SMS penarikan tunai tersebut, pasalnya ATM dan buku tabungan disimpannya.

"Tekejut saya, ada SMS Banking masuk, padahal saya tidak melakukan penarikan, dan ATM saya dalam dompet dan buku tabungan di rumah," ucap Dino yang merupakan mahasiswa asal Kabupaten Sambas ini saat diwawancarai Tribun Pontianak, Rabu (4/12/2019).

Runut Dino, menceritakan kejadian yang membuat saldo tabungannya ludes.

Ia menyebutkan kejadian bermula pada pagi hari sekitar pukul 10.30 WIB tiba-tiba masuk pesan singkat dari Bank BRI.

Pesan singkat tersebut menjelaskan jika telah terjadi penarikan tunai sebanyak dua kali.

"Penarikan masing-masing satu juta rupiah, berdasarkan SMS Banking yang masuk dan dalam selang waktu hanya dalam hitungan detik," tambahnya.

Ia menyebutkan total kerugian sebanyak dua juta rupiah.

Ia mengaku beruntung karena saldo tabungannya hanya Rp2.070.000, apabila tabungannya lebih banyak maka semuanya akan habis.

"Kartu ATMnya ada sama saya, saya pun tak pernah pinjamkan dengan orang dan PINnya hanya saya yang tahu," ujarnya.

Dino, mengaku terakhir menggunkan Kartu ATM, Minggu (1/12) malam, di ATM BRI Syariah, Jalan Gusti Hamzah.

Melihat kejadian yang janggal dan menghabiskan isi saldo tabungannya, Dino bergegas melaporkan pada pihak BRI.

"Saya langsung melaporkan kejadian ke BRI Kantor CabangPontianak, Jalan Barito," tambahnya.

Saat melaporkan kejadian tersebut, Dino menjelaskan berdasarkan penjelasan dari Costumer Servis BRI, bahwa uang tersebut bisa kembali.

Namun ia diminta untuk menunggu dalam selang waktu 14 hingga 20 hari kerja untuk memproses laporan tersebut.

"Dari penjelasan yang di sampaikan CS nya tadi, bukan saya sendiri korbannya. Tapi ada beberapa yang lainnya," ujar Dino lesu karena kehilangan isi tabungan.

Setelah melaporkan kejadian, Dino dipesankan CS BRI bahwa tidak melakukan transaksi di ATM yang tidak dijaga oleh Satpam.

"CSnya menyarankan saya agar tidak melakukan transaksi di ATM yang tidak di jaga satpam," tambahnya.

Dino, mengharapkan uangnya segera kembali karena uang tersebut untuk keperluan sehari-hari.

Setelah melaporkan kejadian tersebut, Dino diberikan selembar surat oleh CS BRI di Jalan Barito.

Jelas dalam surat yang diberikan tersebut bertuliskan, "YBS mengalami skimming karena tidak melakukan penarikan, namun uang dari rekening YBS, terdebet sebesar Rp2.000.000".

(TribunPontianak/Syahroni)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul BREAKING NEWS - Uang Tabungan Nasabah BRI Ludes, Korban Skimming Marak di Pontianak

Artikel ini telah tayang di TRIBUNWOW.COM dengan Judul Marak Aksi Skimming di Pontianak, Uang Tabungan Nasabah BRI Ludes, Ini Cerita Korban

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved