Isi Tausiah di Manggar, Ini Kata Habib Geys Assegaf Hukum Merayakan Maulid Nabi
Zaman sekarang, lanjutnya, perayaan ini justru penting karena banyak generasi muda yang tidak mengenal nabinya.
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Hendra
POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Manggar menggelar tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Taman Kota Manggar, dengan menghadirkan Habib Geys Assegaf, Rabu (11/12/2019).
Habib Geys Assegaf, lulusan Al-Azhar Kairo ini mengatakan perayaan Maulid Nabi hukumnya bukanlah bid'ah.
Zaman sekarang, lanjutnya, perayaan ini justru penting karena banyak generasi muda yang tidak mengenal nabinya.
"Karena dalam peringatan ini kita diingatkan kembali bagaimana perjuangan dan hidup Nabi Muhammad SAW yang perlu diteladani seluruh umat manusia," kata Geys.
Ia mengatakan perayaan ini sudah dikatakan Allah SWT dalam firmannya di Surat Yunus ayat ke-58. Di sana Geys menjelaskan bahwa Allah SWT mengatakan, "hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan".
"Kelahiran Nabi Muhammad merupakan rahmat terbesar bagi alam semesta. Sampai-sampai keringat nabi pun dibotoli karena baunya wangi," kata Habib Geys yang juga menjabat Wakil Kepala Al-Bukhari Islamic University Islamic School di Kedah, Malaysia.
Dengan segala keistimewaan dan rahmat yang dibawanya, ia mempertanyakan darimana orang mengatakan perayaan ini hukumnya bid'ah.
"Segala yang ada dalam kehidupan Nabi Muhammad patut diterapkan dalam keseharian kita. Lewat acara semacam ini, kita bisa mengingat kembali perjuangan Rasul Allaah tersebut," kata Geys.
Tausiyah ini dihadiri oleh Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin, Camat Manggar Amirudin, serta ratusan masyarakat dari seluruh Belitung Timur. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/habib-geys-assegaf-saat-ceramah.jpg)