Breaking News:

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Komentari Elektabilitas Gibran Kalah dari Petahana, Politik Aji Mumpung

Fahri Hamzah Komentari Elektabilitas Gibran yang Kalah dari Petahana, Fadli Zon :Politik Aji Mumpung

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
kolase Youtube dan Tribunnews.com
Fahri Hamzah dan Fadli Zon mengomentari elektabilitas Gibran Rakabuming yang masih kalah dari petahana 

Keputusan Gibran Rakabuming untuk maju di bidang politik menurut Fahri Hamzah justru akan merusak reputasi Jokowi.

"Sebaiknya Gibran maju paling cepat setelah 2024....kalah atau menang di Solo akan merusak reputasi bapaknya...padahal harusnya reputasi presiden berakhir moncer...pada periode akhir," ungkap Fahri Hamzah dilansir TribunnewsBogor.com, Selasa (17/12/2019).

Inilah Puisi Perpisahan Asmaul Husna, Mahasiswi UIN Dibunuh Pacar: Berdamailah Dan kembali kerumah

Setali tiga uang dengan Fahri Hamzah, Fadli Zon pun turut memberikan komentarnya terkait sosok Gibran Rakabuming.

Dalam laman media sosialnya yang sudah terverifikasi, Fadli Zon membandingkan keputusan Jokowi yang mengizinkan Gibran Rakabuming untuk maju di dunia politik dengan keluarga Soeharto.

Diakui Fadli Zon, di era kekuasannya, Soeharto tak pernah mengizinkan anak-anaknya mengikuti jejak sang ayah di Pilkada.

Dalam cuitannya itu, Fadli Zon pun menyinggung soal dinasti politik.

Tak hanya itu, Fadli Zon juga menyindir soal adanya politik aji mumpung.

Di Hadapan Hotman Paris, Kezia Karamoy Ungkap Alasan Hamil Duluan: Lupa Jaga Hubungan dengan Tuhan

Sebab menurut Fadli Zon, hal tersebut tak sehat untuk demokrasi bangsa.

"Di zaman Orde Baru saja, Pak Harto tak pernah izinkan anaknya ikut pilkada walau mekanismenya beda. Kalau namanya bukan “politik dinasti” ya “politik aji mumpung”. Tidak sehat bagi demokrasi," tulis Fadli Zon dalam cuitannya, Selasa (17/12/2019).

Alasan masyarakat dukung Gibran Rakabuming

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved