Breaking News:

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Komentari Elektabilitas Gibran Kalah dari Petahana, Politik Aji Mumpung

Fahri Hamzah Komentari Elektabilitas Gibran yang Kalah dari Petahana, Fadli Zon :Politik Aji Mumpung

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
kolase Youtube dan Tribunnews.com
Fahri Hamzah dan Fadli Zon mengomentari elektabilitas Gibran Rakabuming yang masih kalah dari petahana 

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Komentari Elektabilitas Gibran yang Kalah dari Petahana, Politik Aji Mumpung

POSBELITUNG.CO -- Elektabilitas Gibran Rakabuming kalah dari petahana Achmad Purnomo memantik komentar dari politisi Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Adapun dua mantan pimpinan DPR RI itu tampak menyoroti hasil survei yang menyatakan bahwa elektabilitas Gibran Rakabuming masih kalah dari sang pesaing, Achmad Purnomo.

Dalam laman media sosialnya, Fahri Hamzah dan Fadli Zon pun dengan keras mengomentari pencalonan Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo.

Diwartakan sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo ( Jokowi), Gibran Rakabuming Raka telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo.

Dengan suara lantang, Gibran Rakabuming pun telah mengumumkan pencalonan dirinya sebagai Calon Wali Kota Solo di depan warga dan relawan.

Wanita ini Tewas Membeku Setelah Tidur Pakai Kipas Angin Menyala, Ini Ternyata Bahaya Kipas Angin

Gibran Rakabuming juga telah memberikan pidato pertamanya pasca resmi mendaftar sebagai calon Wali Kota Solo.

Sebagai momentum awal pencalonan, lembaga survei Median pun melakukan penilaian terhadap tokoh yang maju di bursa calon Wali Kota Solo.

Berdasarkan hasil survei Median, nama Gibran Rakabuming Raka yang telah mendaftarkan diri maju dalam Pilkada Solo rupanya tidak berada pada posisi puncak.

"Ada lima tokoh yang meraih persentase tertinggi dari tingkat pengenalan. Pertama itu Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo, dengan raihan 94,5 persen," papar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun.

Nama Gibran Rakabuming berada di urutan kedua dengan dipilih sebanyak 82,3 persen.

Betrand Peto Maksa Minta Cium, Sarwendah Nolak Sampai Jatuh Terjerembab, Videonya ini Viral

Nama ketiga, yakni Teguh Prakoso yakni sebesar 50 persen.

Nama Teguh mengemuka karena oleh DPC PDIP Solo diajukan sebagai bakal calon wakil wali kota Solo mendampingi Achmad Purnomo.

Kemudian, nama keempat yang meraih persentase tinggi, yakni anggota DPRD Kota Solo Dinar Retna Indrasari, yakni sebesar 41,9 persen.

Dinar diketahui merupakan politikus PDIP.

Cucu Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara. (Tangkapan layar Instagram @gphpaundrakarna1)
Cucu Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara. (Tangkapan layar Instagram @gphpaundrakarna1)

Kelima, yakni Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara atau Paundrakarna.

Paundrakarna yang merupakan cucu Presiden Soekarno dan kerabat Mangkunegaran Solo itu meraih 40 persen.

Foto-foto Ashanty saat SD ini Beredar, Istri Anang Hermansyah Disebut Mirip Banget Sama Arsy

Masih kalahnya elektabilitas Gibran Rakabuming jika dibandingkan dengan petahana itu memicu komentar dari mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Melalui laman Twitter-nya yang sudah terverifikasi, Fahri Hamzah tampak sinis dengan pencalonan Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo.

Menurut Fahri Hamzah, jika Gibran Rakabuming ingin maju di bidang politik, tahun yang pas adalah setelah 2024.

Keputusan Gibran Rakabuming untuk maju di bidang politik menurut Fahri Hamzah justru akan merusak reputasi Jokowi.

"Sebaiknya Gibran maju paling cepat setelah 2024....kalah atau menang di Solo akan merusak reputasi bapaknya...padahal harusnya reputasi presiden berakhir moncer...pada periode akhir," ungkap Fahri Hamzah dilansir TribunnewsBogor.com, Selasa (17/12/2019).

Inilah Puisi Perpisahan Asmaul Husna, Mahasiswi UIN Dibunuh Pacar: Berdamailah Dan kembali kerumah

Setali tiga uang dengan Fahri Hamzah, Fadli Zon pun turut memberikan komentarnya terkait sosok Gibran Rakabuming.

Dalam laman media sosialnya yang sudah terverifikasi, Fadli Zon membandingkan keputusan Jokowi yang mengizinkan Gibran Rakabuming untuk maju di dunia politik dengan keluarga Soeharto.

Diakui Fadli Zon, di era kekuasannya, Soeharto tak pernah mengizinkan anak-anaknya mengikuti jejak sang ayah di Pilkada.

Dalam cuitannya itu, Fadli Zon pun menyinggung soal dinasti politik.

Tak hanya itu, Fadli Zon juga menyindir soal adanya politik aji mumpung.

Di Hadapan Hotman Paris, Kezia Karamoy Ungkap Alasan Hamil Duluan: Lupa Jaga Hubungan dengan Tuhan

Sebab menurut Fadli Zon, hal tersebut tak sehat untuk demokrasi bangsa.

"Di zaman Orde Baru saja, Pak Harto tak pernah izinkan anaknya ikut pilkada walau mekanismenya beda. Kalau namanya bukan “politik dinasti” ya “politik aji mumpung”. Tidak sehat bagi demokrasi," tulis Fadli Zon dalam cuitannya, Selasa (17/12/2019).

Alasan masyarakat dukung Gibran Rakabuming

Survei yang digelar Median menunjukkan, mayoritas pemilih Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada Solo 2020 mendasarkan pilihannya atas faktor sosok Gibran yang dinilai mewakili kaum muda.

"Tiga alasan responden memilih Gibran adalah karena muda (27,3 persen), karena putra Jokowi (18,5 persen), dan karena melihat sosok Gibran ini sebagai pengusaha kreatif (13 persen)," ujar Rico Marbun.

Hasil survei juga menunjukkan, Gibran Rakabuming unggul di kalangan pemilih pemula, yakni pemilih berusia 17-19 tahun dan 20-29 tahun.

Ardi Bakrie Posting Pamer Foto Mesra Bersama Nia Ramadhani, Tapi Hasilnya Bikin Netizen Ngakak

Gibran Rakabuming teriak lantang di depan warga (Youtube channel Kompas tv)
Gibran Rakabuming teriak lantang di depan warga (Youtube channel Kompas tv)

Responden berusia 17-19 tahun yang memilih Gibran Rakabuming sebanyak 40 persen.

Sementara responden yang berusia 20-29 tahun sebanyak 45,8 persen.

Merujuk pada hasil survei itu, Rico menilai, apabila Gibran Rakabuming ingin elektabilitasnya meningkat, harus ada inovasi program dan kompetensi yang

"Tidak cukup hanya dengan dianggap muda saja. Tidak cukup hanya dengan dianggap bahwa beliau ini putra Pak Jokowi. Dia harus adu gagasan," tegas Rico.

"Harus meyakinkan bahwa dia memang bisa mengantarkan Solo lebih baik ketimbang Pak Achmad Purnomo, atau lebih baik ketimbang ayahnya (Jokowi)," tambah dia.

Mimpi-mimpi Besar Rini Soemarno Dihancurkan Menteri BUMN Erick Thohir, Termasuk Gusur Anak Emas

Selain Gibran Rakabuming, nama yang memiliki elektabilitas tinggi pada Pilkada Solo yakni Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo.

Berbeda dari Gibran Rakabuming, pemilih Achmad Purnomo dinilai cenderung rasional.

"Yang memilih petahana karena tiga faktor, pertama berpengalaman (42,5 persen), merakyat (8,3 persen), dan alasan belum ada calon lain (6,1 persen)," tutur Rico.

(*/ khairunnisa) 

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Fahri Hamzah Komentari Elektabilitas Gibran yang Kalah dari Petahana, Fadli Zon :Politik Aji Mumpung

Beginilah Jawaban Singkat dan Mengejutkan Mahfud MD saat Ditanya Soal Rencana Pilpres 2024

7 Fakta Pembunuhan Asmaul Husna, Pacar Habisi Nyawa Sang Kekasih, Ditangkap saat di Rumah Korban

Betrand Peto Protes saat Sarwendah Menghindar mau Dipeluk, Anak Angkat Ruben: Kok Giniin Aku Sih?

Begini Tulisan Mesut Ozil soal Muslim Uighur yang Membuat Murka Fans Arsenal Asal China, Ini Isinya

Sosok Rosy Riady Istri Konglomerat, Dato Sri Tahir Kini Jadi Watimpres Jokowi, Intip Foto Cantiknya

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved