Breaking News:

Kapal Tenggelam

Petugas KSOP dan Agen Evakuasi KM Putra Sentosa II yang Tenggelam di Perairan Laut Belitung

Kapal Motor (KM) Putra Sentosa II, yang tenggelam di perairan laut Bui Hijau atau sekitar 5 kilometer dari pesisir pantai Tanjung Pendam

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
Posbelitung/Disa Aryandi
Ribuan tabung gas LPG, Selasa (17/12) saat mengapung diperairan Tanjung Pendam. 

Petugas dan Agen Kapal Hari Ini Evakuasi KM Putra Sentosa II yang Tenggelam di Perairan Laut Belitung

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Kapal Motor (KM) Putra Sentosa II, yang tenggelam di perairan laut Buoy Hijau atau sekitar 5 kilometer dari pesisir Pantai Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, rabu (18/12/2019) akan di evakuasi oleh petugas Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjung Pandan.

Bukan hanya petugas saja yang melakukan evakuasi terhadap kapal bermuatan gas LPG 3 kilogram (kg) tersebut. Namun dari pihak Agen Kapal ikut membantu evakuasi terhadap kapal yang sudah tersangkut di area Karang Gelombang itu.

"Hari ini kapal itu di evakuasi, dan kemarin kami sudah rapat dan disepakati dengan pihak agen kapal untuk di evakuasi," kata Petugas Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjung Pandan, Fadli kepada Posbelitung.co, Rabu (18/12/2019).

Evakuasi itu, pertama akan menggunakan satu unit kapal yaitu KM Restu untuk membantu evakuasi KM Putra Sentosa II, agar keluar dari area Karang Gelombang.

"Setelah kandas itu selesai, baru kami akan menambah drum sebanyak mungkin. Kalau misalkan hari ini pasang tinggi, maka akan kami tarik langsung KM Putra Sentosa II ini ke Tanjung Pendam," jelas Fadli.

Untuk itu pihaknya terlebih dahulu fokus kepada evakuasi KM Putra Sentosa II, sedangkan untuk proses pemeriksaan terhadap kecelakaan laut tersebut, masih dalam proses penyidikan.

"Kami masih fokus untuk evakuasi dulu, untuk proses masih dalam penyidikan. Setelah evakuasi selesai, baru proses akan berjalan," bebernya.

Sebelumnya, KM Putra Sentosa II berangkat dari Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung, senin (16/12/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal berbobot 29 grosstone (GT) itu, ingin menuju Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang dengan membawa muatan 3.360 tabung gas LPG dalam keadaan kosong.

Sekitar pukul 16.30 WIB kemarin, KM Putra Santosa II itu mengalami kendala mesin tepat diperairan Bui Hijau atau sekitar 5 kilometer (Km) didepan Pantai Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan. Sekitar tiga kali Kapten Kapal bernama Effendi berupaya menghidupkan mesin kapal tersebut, namun mesin kapal kembali mati.

Cuaca saat itu, sangat buruk dan ombak cukup besar. Namun nahkoda yang ada di kapal itu terus berupaya menghidupkan mesin kapal.

"Setelah itu kami lego jangkar, sambil meminta bantuan dengan kapal lain," kata Effendi.

Lambat laun, kapal tersebut terdorong ke arah Karang Gelombang, dan mengakitabkan kapal ini berada di posisi di atas karang. Pukul 22.00 WIB Senin 916/12/2019) kemarin, kondisi kapal tersebut sudah berada di atas karang dan kapal yang ingin membantu tersebut tidak bisa merapat ke KM Putra Senstosa II.

"Kondisi mesin sudah mati saat itu. Kami pakai jangkar, tapi jangkar nya tidak menggigit, kalah dengan dorongan ombak. Jadi kami bukan parkir, tapi hanya lego jangkar saja, setelah itu sedikit-sedikit kapal ini bergeser, dan terkena batu karang," jelas Effendi.

Bukan hanya satu kapal saja yang membantu KM Putra Sentosa II ini, namun mereka meminta bantuan dengan menggunakan kapal kecil sebanyak tiga unit. Kapal- kapal tersebut rencana, akan dipergunakan untuk menarik KM Putra Sentosa II tersebut, agar keluar dari karang.

Namun upaya tersebut, tidak bisa dilakukan lantaran kapal-kapal tersebut tidak bisa merapat ke KM Putra Sentosa II, karena terkendala karang.

"Jadi memang awalnya kapal-kapal itu untuk evakuasi kapal kami dan meng evakuasi tabung GAS itu, tapi kondisi nya sudah tidak memungkinkan. Kalau misalkan dapat di evakuasi, tidak akam terjadi sepert ini," jelas Effendi yang merupakan warga asal Riau.

KM Putra Sentosa II ini, tenggelam di perairan laut saat itu sekitar pukul 23.00 WIB. Sedangkan Effendi dan ABK langsung berpindah ke kapal bantuan yang pertama datang.

"Dia berlahan-lahan tenggelamnya, dan kami langsung pindah. Termasuk dokumen kapal itu , waktu kejadian ada didalam kapal terendam air, baru tadi pagi kami ambil," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved