Breaking News:

Berita Belitung

Lihat GMC Tidak Perlu Gunakan Kacamata Seperti GMT, Begini Penjelasannya

GMC ini tidak perlu, langsung dengan mata telanjang bisa. Karena tidak membahayakan mata seperti GMT,

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
posbelitung.co/dede s
Kepala UPT Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Carles. 

Lihat GMC Tidak Perlu Gunakan Kacamata Seperti GMT, Begini Penjelasannya

POSBELITUNG.Co,BELITUNG--Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Buluh Tumbang, Tanjungpandan Carles Siregar mengatakan, untuk menyaksikan Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, berbeda seperti melihat Gerhana Matahari Total (GMT).

GMT disaksikan sangat bagus, apabila dilihat dengan kacamata khusus berlensa hitam dan itu sebagai bentuk melindungi mata dari cahaya GMT itu, lantaran bisa menyebabkan kerusakan pada mata.

"Tapi kalau GMC ini tidak perlu, langsung dengan mata telanjang bisa. Karena tidak membahayakan mata seperti GMT," ungkap Carles kepada Posbelitung.co, Rabu (25/12/2019).

Namun, apabila ingin melihat fenomena GMC ini secara jelas, kata Carles, memang harus menggunakan kacamata khusus. Kacamata itu, sudah dipersiapkan oleh Tim BMKG Pusat, apabila ingin melihat secara langsung ke langit.

"Tapi kami hanya membawa beberapa saja, ya paling nanti bisa melihat secara gantian. Kalau menggunakan kaca mata hitam, tentu tidak bisa, karena beda. Kalau tidak menggunakan kacamata juga tidak masalah, karena tidak membahayakan mata seperti GMT," bebernya. 

Persiapan 

Tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),  Rabu (25/12/2019) sudah mulai melakukan persiapan untuk menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Berbagai peralatan untuk melihat GMC itu, kini sudah berada di Kabupaten Belitung, untuk kemudian digeser kembali ke Pendopo Pantai Tanjung Kelayang.

"Kami hari ini, sedang mempersiapkan segala sesuatu, terutama berbagai perlengkapan untuk menyaksikan GMC tersebut," kata Kepala UPT BMKG Buluh Tumbang, Tanjungpandan, Carles Siregar kepada Posbelitung.co, rabu (25/12/2019).

Menurutnya, khusus untuk persiapan hari ini mereka bersama Tim BMKG dari pusat akan melakukan setting peralatan, sehingga, pada pelaksanaan fenomena GMC tersebut, tidak memiliki kendala apapun.

"Jadi dari sekarang kami akan setting dulu, dan bagaimana letaknya hingga di tampilkan lagi di infocus," ujarnya.

Durasi GMC tersebut akan muncul pada pukul 10.41 WIB dan berakhir 14.27 WIB. Sedangkan puncak dari GMC ini, pukul 12.38 WIB.

"Itu dari setengah satu sampai jam dua sore untuk puncaknya. Kalau untuk masyarakat ingin melihat, nanti kami ada displai. dan itu bisa di saksikan secara bersama-sama melalui display," ucapnya.           

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved