Berita Belitung

Kepala Dinas Perikanan Belitung:Kami Tergantung Permintaan Afrika Barat untuk Ekspor Hasil Perikanan

Negara Afrika Barat, selain mengincar lada hitam di Negeri Laskar Pelangi, ikut mengincar hasil perikanan untuk di ekspor.

Kepala Dinas Perikanan Belitung:Kami Tergantung Permintaan Afrika Barat untuk Ekspor Hasil Perikanan
Posbelitung/Disa Aryandi
Firdaus Zamri

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Negara Afrika Barat, selain mengincar lada hitam di Negeri Laskar Pelangi, ikut mengincar hasil perikanan untuk di ekspor. Terutama terkait hasil perikanan berupa cumi-cumi ataupun ikan, lantaran Belitung terkenal dengan hasil laut yang baik.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Firdaus Zamri mengatakan, sudah mendapat informasi terkait rencana Afrika Barat untuk rencana melakukan kerjasama hasil perikanan, terkecuali lada hitam.

"Ya memang selama ini, komunikasi untuk ekspor ikan tersebut, tujuan Afrika Barat, belum pernah. Tapi kalau ada permintaam untuk memenuhi kebutuhan mereka, kita sanggupi, kalau harga cocok, ya kenapa tidak," kata Firdaus kepada Posbelitung.co, Senin (6/1/2020).

Selama ini, kata Firdaus, hasil perikanan tangkap Belitung diekspor ke Singapura dan Malaysia, lantaran banyak peminat. Sedangkan untuk ikan kerapu, diekspor negara Hongkong.

"Sebetulnya semua tergantung kerjasama, dan kalau Afrika Barat ini misalkan minta cumi, itu memang tepat sekali ke kita. Karena untuk cumi-cumi kita punya cumi terbaik, tinggal bagaimana perjanjian kerjasama nanti. Soalnya yang nama nya penjual, tetap kembali melihat ke harga," ungkap Firdaus.

Untuk permintaan tersebut, kata Firdaus, tetap menyanggupi, terkait dengan berapa kebutuhan ekspor perbulan.

"Jadi tergantung permintaan, dan melihat kembali permintaan ikan ini jenis apa. Soalnya kalau Singapura itu, berbagai jenis ikan permintaan mereka. Kalau Afrika Barat, mereka pasti pegang data, dan melihat nanti ikan apa yang jadi permintaan mereka," jelasnya.

Ekspor ikan kerapu dari Belitung
Ekspor ikan kerapu dari Belitung (Posbelitung/dokumentasi)

Incar Sektor Perikanan

Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Afrika Barat Mansyur Pangeran, Sabtu (4/1/2020) membicarakan sektor perikanan untuk dilakukan ekspor ke Negara Afrika Barat.

Dubes RI yang menaungi delapan Negara di Afrika Barat tersebut pula, berkunjung ke Belitung juga, untuk melihat potensi perikanan. Lantaran ada permintaan ikan di Pantai Gading yang cukup besar. Kebutuhan nya untuk mengimpor ikan tersebut dari Indonesia ke Afrika Barat.

"Saya sudah melihat potensi ikan di Babel ini cukup tinggi, jadi bisa di ekspor ke Afrika Barat. Kami ingin mengimpor ikan dari Babel kesana, karena Babel ini memiliki potensi yang sangat besar, apalagi punya cumi-cumi yang sangat besar sekali dengan kualitas bagus. Dua ini (lada dan perikanan) yang mungkin mendekati kongkrit," ungkap Mansyur kepada Posbelitung.co, Sabtu (4/1/2020).

Terkait dengan sektor pariwisata, Mansyur pula melihat, potensi yang di miliki Belitung sangat luar biasa. Potensi tersebut, tentu menjadi harapan wisatawan asing untuk datang ke Belitung.

"Ini tentu yang menjadi harapan turis. Kalau memang sudah terbangun infrastruktur nya, tentunya ini sangat luar biasa, nilai jualnya sangat tinggi sekali. Bahkan bisa mengalahkan, wilayah - wilayah destinasi turis lainnya," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved