Breaking News:

Kontes Durian

Gagal Acara Makan Durian Bersama di Bangka Tengah, 2.000 Durian Habis Sekejab Dibawa Pulang Warga

Sebanyak 2.000 durian yang disiapkan gratis panitia Kontes Durian Lokal Unggul di Lapangan Bola Desa Air Mesu

bangkapos.com/Muhammad Rizki
Masyarakat yang berdesak-desakan untuk mengambil durian gratis di kegiatan Kontes Durian Lokal Unggul, di Deaa Air Mesu. Selasa (7/1/2020). 

Ia juga mengatakan jika Kabupaten Bangka Tengah sudah cukup percaya diri untuk mengirimkan juaranya ke perlombaan tingkat provinsi.

Bangka Tengah memiliki durian unggulan seperti durian asal Desa Air Mesu dan Desa Belimbing.

Agar nantinya durian asal Bangka Tengah bisa tampil memukau di perlombaan tingkat nasional.

Siti mengatakan jika untuk perawatan yang bisa menghasilkan rasa yang baik, dan tampilan yang bagus maka perawatan utama ada pada pemupukan. 

Para pemenang Kontes Durian Lokal Unggul, di Desa Air Mesu, Kabupatan Bateng. Selasa (7/1/2020)
Para pemenang Kontes Durian Lokal Unggul, di Desa Air Mesu, Kabupatan Bateng. Selasa (7/1/2020) (bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Total Hadiah Capai Rp 18 Juta

Panitia Kontes Durian Lokal Unggul 2020 sudah menyiapkan total hadiah Rp 18 juta yang akan diberikan kepada pemenang kontes durian yang diselenggarakan hari ini Selasa (7/1/2020) di Lapangan Bola Desa Air Mesu, 

Menurut Kasi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bateng Siti, jika panitia sudah menyiapkam uang pembinaan, trofi dan hadiah hiburan bagi para peserta kontes durian ini.

"Untuk juara pertama itu hadiahnya Rp 4 juta, juara kedua Rp 3,5 juta, juara ketiga Rp 3 juta, juara keempat Rp 2 juta. Harapan satu Rp 2 juta, harapan dua Rp 1,6 juta, dan harapan ketiga Rp 1,35 juta," ujat Siti, baru-baru ini.

Kegiatan yang diikuti oleh 41 peserta ini juga dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh beserta istri, para kepala OPD di Bangka Tengah dan ratusan masyarakat yang datang untuk turut memeriahkan kegiatan ini.

Panitia akan membagikan ribuan durian gratis bagi masyarakat yang datang.

Pukul 10.30 WIB ribuan durian gratis dibagikan panitia secara cuma-cuma alias gratis untuk dimakan bersama dalam kegiatan Kontes Durian Lokal Unggul, di Lapangan Desa Air Mesu Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (7/1/2020).

Kepala Dinas Pertanian Sajidin mengatakan jika ada sekitar 2.000 durian yang akan segera dibagikan bagi para masyarakat yang datang.

Tak perlu syarat khusus untuk mendapatkan durian gratis tersebut, masyarakat hanya perlu datang dan siap untuk menikmati durian  secara bersama-sama.

"Silahkan datang, setengah jam lagi akan segera kami bagikan duriannya di tengah lapangan, nanti kita makan sama-sama," ujar Sajidin, Selasa (7/1) kepada bangkapos.com

Ia juga mengatakan jika masyarakat tak hanya bisa menikmati durian gratis di Kontes Durian Lokal Unggul. Namun juga bisa melakukan cek kesehatan gratis dan melihat pagelaran UMKM.

Bagi pencinta bonsai, pihak panitia juga menyelenggarakan pameran bonsai semua kategori.

Para dewan juri Kontes Durian Lokal Unggul pada saat ini tengah serius memberikan penilaian bagi puluhan durian yang dikonteskan di Lapangan Bola Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (7/1/2020).

Bahar Buasan dan dua orang juri lainnya terlihat sibuk memeriksa durian dengan seksama.

Penilaian mulai dari memperhatikan ukuran durian, mencium aroma durian, mencicipi, sampai memeriksa tekstur durian dengan bantuan jarum pentol.

Mantan anggota DPD RI ini mengatakan jika ada beberapa faktor penilaian dalam penilaian seperti bentuk, aroma, dan rasanya. 

"Sudah adalah beberapa (bagus) tapi kan ini baru setengah jalan. Kita lihat nanti sampai selesai," ujar Bahar, Selasa (7/1) kepada bangkapos.com

Sebelumnya Kasi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah Siti menjelaskan beberapa kriteria penilaian oleh dewan juri.

Setidaknya ada lima aspek yakni penampilan luar, penampilan dalam, pongge, rasa, dan keunikan.

Namun dari kelima aspek tersebut, yang memiliki bobot nilai paling tinggi adalah dari segi rasa 40 persen, dan pongge dengan bobot 25 persen.

etelah melewati proses penilaian yang ketat dari para dewan juri, akhirnya Durian Nek Dayang tampil sebagai juara di Kontes Durian Lokal Unggul yang diadakan di Lapangan Bola Desa Air Mesu Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (7/1/2020).

Durian yang berasal dari Desa Air Mesu ini menjadi juara dengan total poin 92,5 mengalahkan pesaing keduanya Durian Si Bujang Tanggung dengan total poin 88,1.

Di podium ketiga diisi diisi oleh Durian Sun Go Kong dengan total poin 87,9.

Kepala Dinas Pertanian Sajidin yang juga Ketua Dewan Juri mengatakan jika Durian Nek Dayang berhasil merebut posisi pertama karena rasanya enak, seratnya yang bagus, dan dagingnya yang tebal.

"Selanjutnya Durian Nek Dayang ini akan kami ikut sertakan ditingkat provinsi pada tanggal 11 Januari 2020," ujar Sajidin, Selasa (7/1) kepada bangkapos.com

Tak sampai disitu, pihaknya dan Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) juga akan membawa Durian Nek Dayang ke Kementrian Pertanian untuk dilegalkan varietasnya. Sehingga bisa dipopulerkan menjadi durian unggul lokal.

Ingat Kolesterol dan Resiko Penyakit Darah Tinggi

Dalam pagelaran Kontes Durian Lokal Unggul yang diselenggarakan di Lapangan Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah hari ini ribuan durian gratis bagi masyarakat yang datang untuk dimakan bersama-sama.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, dr. Bahrun mengatakan jika sebenarnya durian adalah buah yang menyehatkan karena cukup banyak kandungan baik di dalam durian, seperti kaya akan vitamin C dan protein.

Namun ia mengingatkan kepada masyarakat yang akan datang dan berpesta makan durian hari ini, agar tidak mengkonsumsi durian secara berlebihan.

Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan kolesterol.

"Durian itu buah yang bagus, banyak kandungan baik di dalamnya. Hanya saja jangan dimakan secara berlebihan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan kolesterol," ujar Bahrun, Selasa (7/1) kepada bangkapos.com

Hal ini dikarenakan durian cukup banyak mengandung gas, yang mana gas pada durian tersebut tidak baik bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit diatas. Sehingga ia mempersilahkan masyarakat untuk makan durian, namun jangan berlebihan. 

(bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved