Breaking News:

Berita Belitung

Pemdes Air Merbau Sedang Bahu-membahu Sulap Kolong Jadi Destnasi Wisata

Ia berharap destinasi Kulong Purun nanti akan menjadi sebuah sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Air Merbau dengan bantuan anggaran Dana Desa.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Dedi Qurniawan
(posbelitung.co/dede s)
Masyarakat Desa Air Merbau sedang melanjutkan pembangunan destinasi wisata Kulong Purun, Kamis (9/1/2020). 

POSBELITUNG.CO - PEMERINTAH Desa (Pemdes) Air Merbau bersama warga perlahan-lahan tengah menyiapkan satu destinasi baru yang berlokasi di pinggir Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sebuah kolong yang dulunya ditumbuhi tanaman purun tak terawat kini mulai dikemas menjadi tempat wisata bernama Kulong Purun.

Dalam sebuah masterplan, Kulong Purun akan didesain menjadi sebuah tempat wisata bernuansa air, pemancingan, restoran, galeri serta spot berswafoto.

Saat ini, masyarakat setempat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) tengah bahu-membahu membangun lokasi tersebut dengan dukungan anggaran desa sistem padat karya.

"Destinasi Kulong Purun ini sebagai wujud pelaksanaan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Belitung satu desa satu destinasi wisata (Tusena). Kami menyesuaikan potensi desa dengan aspirasi masyarakat dan akhirnya diputuskan lah mmebangun destinasi ini," ujar Kepala Desa Air Merbau Katto saat ditemui posbelitung.co, Kamis (9/1/2020).

Ia berharap destinasi Kulong Purun nanti akan menjadi sebuah sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Air Merbau dengan bantuan anggaran Dana Desa.

Mengingat Dana Desa kucuran dari pemerintah pusat hanya bersifat sementara sehingga harus dimaksimalkan untuk membangun sebuah desa yang mandiri.

"Alhamdulillah semua lembaga desa dan warga telah bersepakat, kami di desa hanya mendukung saja. Karena semuanya dilaksanakan oleh, dari dan untuk masyarakat desa kami," katanya.

Sementara itu, Ketua BPD Air Merbau Yudi Chandra menambahkan bahwa ide membangun Kulong Purun muncul pada 2017 silam melalui musyawarah tingkat dusun (musdus).

Awalnya berbagai inisiatif muncul untuk pemanfaatan sebuah kolong dengan luasan hampir satu hektare itu seperti lokasi pemancingan, pemandian, tambak dan lainnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved