Breaking News:

Reklamasi Pantai Tanpa Izin

Gakkum KLHK Tetapkan TI Tersangka, Bupati Belitung: Ini Penzaliman Pembangunan Pariwisata

Oleh karena itu perkembangan terbaru yang memutuskan TI dan dua pihak korporasi sebagai tersangka merupakan bentuk penzaliman.

Dok/PPNS KLHK
Tersangka TI pelaku pengrusakan lingkungan mangrove dan reklamasi pantai tanpa izin di Desa Air Saga Kelurahan Tanjung Pendam Kecamatan Tanjungpandan saat diamankan PPNS Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 

"Terhadap kejahatan ataupun pelanggaran ini dilakukan penegakan hukum secara multidoor “penindakan bersama” dengan cara sinergi antar instansi pemerintah (KLHK, KKP, ATR/BPN). Pendekatan ini diharapkan akan memberikan efek jera,” tegas Yazid.

TI melanggar Pasal 98, Pasal 99, Pasal 109 jo Pasal 116 Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit 3 (tiga) miliar rupiah dan paling banyak 10 (sepuluh) miliar rupiah.

Gakkum KLHK akan mendalami kasus ini untuk menindak pihak-pihak lain yang terlibat agar ada efek jera.

“Penyidikan ini tidak berhenti hanya kepada TI. Kami bekerjasama dengan beberapa lembaga untuk mendalami pihak lainnya yang terlibat," ungkap Yazid.

“Termasuk tindak pidana lainnya yang dilakukan oleh saudara TI terkait dengan kegiatan perusakan lingkungan dan hutan. Kami sudah memiliki beberapa informasi terkait ini. Diharapkan saudara TI dapat kooperatif dalam proses penyidikan ini," kata Yazid.

(Bangkapos.com/Rilis/Cici Nasya Nita) (posbelitung.co/jariyanto)

Penulis: Jaryanto
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved