Breaking News:

Penggerebekan Pabrik Arak Belitung

Suherman Minta Sanksi Pembuat dan Pengedar Arak Harus Diperberat, Bupati Tegaskan Tetap Proses Hukum

Sebelumnya, persoalan arak di Belitung disampaikan pada paripurna DPRD Belitung beberapa waktu lalu.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Dedi Qurniawan
posbelitung.co/Disa Aryandi
Petugas Satpol PP Kabupaten Belitung Senin (13/1/2020) melakukan pengamanan terhadap barang bukti dari pabrik arak di area hutan Gunung Lalang, Desa Aik Serkuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Belitung Suherman mengapresiasi kinerja Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) karena sudah menindaklanjuti penyampaian DPRD Belitung tentang permasalahan minuman arak.

Sebelumnya, persoalan arak di Belitung disampaikan pada paripurna DPRD Belitung beberapa waktu lalu. Persoalan ini merupakan hasil reses anggota DPRD.

"Iya kami berikan apresiasi kepada Bupati Belitung atas kinerja tersebut. Karena berdasarkan hasil reses di dapil, kami menerima keluhan masyarakat berkaitan dengan peredaran miras jenis arak yang brutal, dan ke depannya pemerintah bisa memberantas dari hulu (pabrik arak)," kata Suherman kepada Posbelitung.co, senin (13/1/2020)

Menurut dia, penindakan terhadap produsen dan peredaran arak tetap harus dilakukan agar bisa menimbulkan efek jera bagi pemilik pabrik dan pengedar minuman arak.

"Karena soal arak ini sudah berlarut-larut dan menjadi pemicu masalah, terutama di generasi muda. Jadi harus ada effect jera yang diberikan kepada pembuatnya yang terutama," ujarnya.

Suherman mengatakan, pihaknya sangat mendukung penindakan tersebut karena akan menyelamatkan generasi muda dari bahaya miras jenis arak tersebut.

"Ini, supaya kedepan sanksi bagi pembuat dan pengedar tersebut agar lebih diperberat supaya bisa menimbulkan efek jera," pungkasnya.

Bupati Tegaskan Tetap Proses Hukum

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) menegaskan, tetap akan melakukan proses hukum terhadap pemilik pabrik minuman arak di area hutan Gunung Lalang, Desa Aik Serkuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

"Kami tetap akan proses nanti, karena pemilik nya sudah kami ketahui, tinggal dipanggil nanti. Terus ini sudah jelas memang tempat pembuatan arak, baunya juga dari ember - ember besar tadi, bau arak," kata Sanem kepada posbelitung.co, senin (13/1/2020).

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved