Berita Belitung

ASN Diprediksi Ikut Pilkades 2020, Sekdes ASN Miliki Peluang Jadi Kades

Ikhwan Fahrozi memprediksi bakal ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang turut mencalonkan diri pada pilkades serentak 2020

ASN Diprediksi Ikut Pilkades 2020, Sekdes ASN Miliki Peluang Jadi Kades
Posbelitung.co/Suharli
Ketua Panitia pemilihan kades tingkat Kabupaten Belitung Timur, Ikhwan Fahrozi. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Ketua Panitia pemilihan Kades tingkat kabupaten Belitung Timur, Ikhwan Fahrozi memprediksi bakal ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang turut mencalonkan diri pada pilkades serentak 2020 akan datang.

Ikhwan Fahrozi mengatakan ASN diperbolehkan mengikuti pilkades dengan syarat harus ada izin dari atasannya.

"Prediksi saya ada, tapi sejauh ini dari BKPSDM belum ada yang mengajukan untuk maju pilkades, kita lihat saja nanti," kata  pria yang juga menjabat sebagai Sekda Beltim ini kepada Posbelitung, Selasa (14/1/2019).

Dia juga mendorong ASN yang ada latar belakang pernah menjabat sebagai sekretaris desa (sekdes), menurutnya mereka memiliki peluang untuk jadi kades.

Ikhwan berpendapat hal tersebut berdasar rekam jejak ASN yang pernah jadi sekdes, dan pengabdian kepada desa.

Menurutnya, setelah adanya penetapan Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Timur Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Desa sebagai bentuk pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 128/PUU-XIII/2015 serta Peraturan Dalam Negeri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa, pada Paripurna (13/1/2020) lalu.

Didalam perda itu juga sudah diatur tidak ada lagi ketentuan bakal calon harus domisili minimal satu tahun sudah dihapuskan.

"Artinya seluruh Indonesia bisa mencalonkan diri sebagai balon kepala desa, nanti akan diseleksi, kami verifikasi dalam ketentuan lain seperti misalnya SKCK atau keterangan pengadilan tidak pernah dihukum, yang akan kami perketat," jelas  Ikhwan.

Hal lain yang diatur dalam perda tersebut yakni perihal bakal calon lebih dari lima orang, akan dilaksanakan seleksi tertulis guna menguji kempapuan kompetensi

"Kami mengadakan seleksi bekerjasama dengan perguruan tinggi sehingga kerahasiaan, independen terhadap seleksi tertulis lebih kuat lebih ketat. Kita kerjasama denganAkademi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Jojga, soal-soal dari mereka nanti," beber Ikhwan.

Dia mengatakan ada potensi beberapa desa yang bakal calonnya lebih dari lima orang.
(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved