Berita Belitung

Dua Tahun Terakhir Dishub Kabupaten Belitung Bangun 10 Halte, 2020 Ada Pembangunan Empat Halte

Dua tahun terakhir Dinas Perhubungan telah membangun 10 halte bus yang tersebar di setiap daerah yang ada di Kabupaten Belitung.

Dua Tahun Terakhir Dishub Kabupaten Belitung Bangun 10 Halte, 2020 Ada Pembangunan Empat Halte
posbelitung.co/Ferdi Aditiawan
Halte Kolong Keramik yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Tanjungpandan 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belitung M.Ubaidilah mengatakan dua tahun terakhir pihaknya telah membangun 10 halte bus yang tersebar di setiap daerah yang ada di Kabupaten Belitung.

Adapun rincian pembangunannya yakni pada 2018 sebanyak enam Halte dan tahun 2019 ada empat Halte.

"Letak halte yang dibangun 2019 yaitu di Daerah Kolong Keramik, depan Museum Tanjungpandan, Puskesmas Air Saga, dan depan SMP Negeri 2 Tanjungpandan. Sementara pada 2018 lupa nanti saya tanya dulu," kata M.Ubaidilah kepada posbelitung.co, Selasa (14/1/2020).

Lanjutnya, pada 2020 ini pihaknya akan membangun empat halte bus dengan tujuan membuka isolasi-isolasi yang nantinya bisa membuka aktivitas angkutan yang melayani minimal rute dalam kota.

Ia menjelaskan terkait pemanfaatan halte tersebut akan disinergikan dengan angkutan mobil bus DLT yang selama ini telah tersedia.

Selain itu juga, kemungkinan sebentar lagi Damri akan membuka trayek (Rute) dari Bandara ke Tanjungpandan, dan Tanjungpandan ke Tanjungkelayang bantuan subsidi pemerintah pusat.

"Rencana kami dengan adanya Damri masuk ke bandara, otomatis bus bantuan dari pemerintah akan ditarik dan diatur kembali untuk melayani rute di dalam kota. Sehingga nantinya bisa memanfaatkan halte yang telah ada," ujar M.Ubaidilah

Ubaidilah membeberkan saat ini pihaknya sedang menyusun rencana guna memanfaatkan halte yang telah dibangun agar bisa digunakan sebagai sarana pemberhentian bus yang selama ini sudah tersedia, di dalam kota maupun di Tanjung Kelayang.

"Sedang kami rancang agar trayek (Rute) bus dan letak halte bisa berkesinambungan dalam artian semua halte bisa dilalui dan dilayani. Sehingga masyarakat bisa naik dan turun serta menunggu di Halte. Kemungkinan kalau bukan Dishub mungkin Damri yang akan menjalankannya," ungkap M.Ubaidilah.

(posbelitung.co/Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved