Advertorial

Koordinasi dan Kolaborasi demi Kemajuan Belitung Timur

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur dan Kejaksaan Negeri Belitung Timur resmi menandatangani perpanjangan perjanjian kerja

Koordinasi dan Kolaborasi demi Kemajuan Belitung Timur - 15jan2020.jpg
ist/KETUA DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja dan Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur Abdur Kadir
KETUA DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja dan Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur Abdur Kadir menujukkan naskah perjanjian kerja sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang telah ditandatangani, serta disaksikan oleh sejumlah anggota DPRD bersama dengan sekretaris dewan dan jajaran pejabat struktural dan fungsional Kejaksaan Negeri Belitung Timur di ruang rapat DPRD Beltim, Selasa (14/1).
Koordinasi dan Kolaborasi demi Kemajuan Belitung Timur - jajaran-dprd-belitung-timur.jpg
ist/JAJARAN DPRD Belitung Timur dan Kejaksaan Negeri Belitung Timur berfoto bersama
JAJARAN DPRD Belitung Timur dan Kejaksaan Negeri Belitung Timur berfoto bersama di sela kegiatan penandatanganan pernjanjan kerja sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara antara DPRD Belitung Timur dengan Kejaksaan Negeri Belitung Timur, di ruang rapat DPRD Belitung Timur, Selasa (14/1).

POSBELITUNG.CO--DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur dan Kejaksaan Negeri Belitung Timur resmi menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), di ruang rapat DPRD Belitung Timur, Selasa (14/1). 

Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja mengucapkan terima kasih atas lanjutan kerja sama tersebut. Ini merupakan bentuk menjalankan undang-undang secara administrasi dan secara teknis, yang memang perlu pertimbangan hukum dari kejaksaan.

 Fezzi menilai, DPRD memang perlu masukan-masukan dari Kejari terkait masalah hukum karena anggota DPRD berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. 

"Kerja sama ini satu di antaranya berfungsi saat DPRD ingin membuat peraturan daerah. Bagaimana supaya perda yang baru tidak bermasalah ke depannya. Kami cukup terbantu dengan adanya kerja sama ini," kata Fezzi. 

Fezzi mengaku siap berkoordinasi dan berkolaborasi dalam tujuan yang sama, yakni demi kemajuan daerah Belitung Timur.

"Selama ini belum ada kasus, hanya saja kita harus mengantisipasinya. Jadi kalau seandainya ke depan ada gugatan terhadap perda, langsung koordinasi," ucapnya.

Sementara itu, Kajari Belitung Timur Abdur Kadir mengatakan, penandatanganan ini bertujuan meningkatkan kerja sama Kejari dan DPRD di bidang Datun. 

"Kami siap memberi bantuan hukum kepada DPRD apabila diperlukan, misalnya, ada gugatan-gugatan yang sifatnya mitigasi. Termasuk memberi konsultasi hukum," kata Abdur seusai acara. 

Selain itu, lanjutnya, kerja sama ini berguna untuk membantu DPRD dalam filterisasi perda agar bisa selaras dan tidak tumpang tindih antar perda.

"Harapannya, semoga DPRD bisa melahirkan peraturan daerah dan produk-produk yang sepenuhnya untuk kemajuan masyarakat Beltim," ucap Abdur. 

Acara penandatangan kerja sama ini juga dihadiri Wakil Ketua I dan II DPRD Belitung Timur Rohalba dan Suldadi, sejumlah anggota DPRD bersama dengan sekretaris dewan dan jajaran serta pejabat struktural dan fungsional Kejari Belitung Timur yang hadir. Acara diakhiri dengan penyerahan plakat serta foto bersama jajaran DPRD Belitung Timur dan Kejari Belitung Timur. (adv/s1)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved