Breaking News:

Oknum Dosen PTN Ajak Mahasiswi Mesum di Toilet, Berawal Mencubit Betis Korban

Sang oknum dosen mencubit betis korban dan mengatakan ingin yang panas-panas. Pelaku mengajak korban ke dapur yang berdekatan dengan toilet wanita.

Editor: Rusmiadi
IST
Ilustrasi pelecehan seksual. Oknum dosen PTN ajak mesum mahasiswi di toilet 

POSBELITUNG.CO - Kasus pecelehan seksual yang diduga dilakukan oknum dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Padang, terhadap mahasiswinya masih dalam proses penyelidikan.

Dalam waktu dekat, oknum dosen PTN sebagai pihak terlapor, akan diperiksa oleh Polda Sumbar.

Tak hanya terlapor, korban sebagai pelapor serta sejumlah saksi lainnya juga akan dipanggil untuk memberikan keterangan.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, penyidik telah mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi.

"Kita akan tindak lanjuti mengenai kasus ini, dan akan panggil saksi-saksi" katanya, Jumat (17/1/2020)..

Pemeriksaan saksi sedang berjalan, baik saksi korban maupun saksi-saksi lainnya.

"Kalau sudah selesai dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, akan segera dilakukan pemanggilan terlapor," katanya.

Diberitakan sebelumnnya, seorang oknum dosen di salah satu PTN di Padang dilaporkan ke Polda Sumbar.

Oknum dosen yang berinisial F (29) dilaporkan karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang mahasiswinya.

Mahasiswi yang menjadi korban tersebut berinisial U (20), melaporkan pelaku ke Polda Sumbar pada Rabu (15/1/2020).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan adanya laporan tersebut.

Dijelaskan Kombes Pol Stefanus, berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 10 Desember 2019.

"Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 10 Desember 2019 di salah satu kampus negeri di Padang," katanya, Kamis (16/1/2020).

Dari laporan tersebut, peristiwa itu berawal dalam sebuah kegiatan di kampus sekitar pukul 21.00 WIB.

Sang oknum dosen mencubit betis korban dan mengatakan ingin yang panas-panas.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban ke dapur yang berdekatan dengan toilet wanita.

Pelaku menarik tangan korban ke toilet.

Di situlah aksi pelecehan tersebut dilakukan.

"Korban ditarik ke dalam toilet perempuan dan dilakukan perbuatan yang tidak senonoh," tuturnya.

Pelaku pun berupaya untuk mengajak berhubungan badan, namun ditolak oleh korban.

Lalu, korban pergi keluar dari toilet.

Pelaku sempat mengejar korban sambil berucap ajakan ke hotel.

Terkait dengan laporan itu, Kombes Pol Stefanus, Polda Sumbar akan segera menindaklanjutinya.(*)

Viral Kisah Mahasiswi Jadi Simpanan demi Penelitian Thesis, Ia Malah Jatuh Cinta Sungguhan

Seorang gadis asal Malaysia yang mengaku sebagai mahasiswi jurusan syariah menulis curhatan melalui grup Facebook bernama Luahan Orang Bujang.

Curhatan gadis ini menjadi viral sebab berisi cerita tak biasa yang juga membuat para wanita geram.

Ia mengaku tengah mengerjakan thesis dengan tema seputar persoalan rumah tangga.

Mahasiswi ini ingin mempelajari penyebab para suami selingkuh dari istrinya.

Yang menjadi masalah, caranya mendapatkan data tak bisa dibenarkan.

Sebab ia benar-benar menjadikan suami orang lain sebagai subyek penelitian dengan cara berpura-pura memacarinya.

Bahkan ia mengaku memacari beberapa suami orang sekaligus untuk memperkaya data.

Sialnya, si mahasiswi justru berakhir dengan benar-benar jatuh cinta pada salah satu subyek penelitian.

Berikut curhatan lengkapnya seperti yang dikutip TribunStyle.com dari Siakap Keli: 

"Salam min.

Saya merupakan pelajar jurusan Syariah .

Sekarang ini, saya sedang bercinta dengan beberapa orang suami untuk dijadikan sebagai “unknown respondents” untuk kajian saya.

Kajian saya adalah berkaitan kecurangan suami dalam rumah tangga.

Kebanyakan suami yang saya pilih adalah merupakan pekerja makan gaji di sekitar Kuala Lumpur etc. pegawai askar, bomba, penguatkuasa, akauntan dan lain-lain.

Cara kerja saya adalah bercinta selama seminggu dan keluar bersama sebanyak dua kali.

Sebelum itu, saya ingin meminta maaf sekiranya suami tersebut berkemungkinan suami kakak-kakak sekalian.

80% dari responden saya ini mula jatuh cinta dengan saya dan mengajak saya untuk berkahwin walaupun tempoh perkenalan hanya seminggu.

Ada yang sanggup beli telefon dan kad sim baru semata-mata untuk menghubungi saya.

Ramai yang mengadu ingin dibelai dan inginkan kasih sayang.

Secara keseluruhannya, apa yang dapat saya simpulkan tentang punca kecurangan responden saya ini ialah;

Isteri terlalu sibuk dengan media sosial sehingga lupakan suami.

Isteri sudah tidak kelihatan cantik dan tidak terurus.

Isteri tidak mahu melayan nafsu batin suami.

Isteri sudah tidak hormat pada suami, bercakap dirumah pun “aku kau”.

Perempuan di luar yang lebih menggoda.

Jadi, saya ingin ajukan soalan terbuka kepada pihak suami.

Apa sebenarnya yang suami inginkan dari seorang isteri? Layanan setiap hari?

Kelihatan cantik setiap saat? Zuhud dan lupakan media sosial?

Dan khilaf saya, terjatuh cinta dengan salah seorang responden saya, penguatkuasa JPJ di UTC.

Maaf akak, saya dah mula sayang suami akak."

Demi thesis pura-pura pacari suami orang
Demi thesis pura-pura pacari suami orang (Facebook Luahan Orang Bujang)

Sontak saja unggahan itu viral dan dikecam.

Netizen terutama kaum wanita menilai metode penelitian yang ia lakukan tidak pantas dan beretika.

"Kepada kamu yang menulis cerita ini.....
Penyelidikan yang kamu telah lakukan adalah sangat tidak beretika dan menyalahi fungsi penyelidikan itu sendiri."

"Satu jerr nak ingatkan....sblm kamu lebih jauh (maksudnya berkhawin)...

adalah lebih baik kamu fikir panjang² utk meneruskan alam percintaan kamu..jatuh cinta mmg mudah bagi mereka yg "murah".."

"Biasanya yg post mcm nie mesti yg kurg kasih sayang.. cuma nak perhatian drpd media sosial.. org komen ramai2,"

(TribunStyle.com/Galuh Palupi)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Demi Skripsi, Wanita Ini Pura-pura Pacaran dengan Suami Orang, Berakhir Jatuh Cinta Sungguhan, 
Penulis: galuh palupi
Editor: Agung Budi Santoso

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved