Breaking News:

Tips Membersihkan Sneakers agar Fungsi dan Materialnya Tak Rusak

Salah satu masalah yang paling mengesalkan ketika harus menerobos hujan adalah sneaker basah dan kotor akibat hujan yang tak terduga.

TRIBUN JATENG/LITA FEBRIANI
Menunjukkan koleksi sepatu Adidas 

Kondisi ini bisa berdampak buruk pada kemampuan sepatu menyediakan bantalan yang konsisten atau responsif, terutama untuk sepatu lari. Beberapa foam lebih sensitif terhadap air dan temperatur tinggi, dibandingkan jenis foam lainnya.

Jenis foam sepatu bisa diketahui, salah satunya lewat deskripsi produk di situs resmi merek sepatu tersebut.

Secara umum, sepatu yang dibuat dengan EVA, material karet elastis yang membuat foam terasa empuk dan fleksibel, harus dicuci dengan tangan.

Material tersebut mudah meresap air, sehingga bisa merusak fungsi dari bantalannya.

Foam yang dibentuk dari TPU cenderung lebih tahan lama dan bertahan ketika dimasukkan ke mesin serta tidak meresap air. Namun, spot cleaning tetaplah cara paling minim risiko yang bisa kamu lakukan.

Menurut Ornelas, merawat sneaker dengan baik bisa memperpanjang usianya. Jika memang terpaksa mencucinya, hindari mesin dengan agitator. Sebab, agitator memiliki permukaan kasar dan bisa merusak sepatu sehingga berdampak pada bentuk keseluruhan sepatu.

Mesin cuci tanpa agitator cenderung lebih lembut dan memberi ruang gerak lebih luas untuk sepatu.

Sebelum mencucinya, jangan lupa membersihkan dan mengelap sepatu jika terdapat lumpur. Tali sepatu juga harus dicuci secara terpisah.

Untuk mencegahnya kusut saat dicuci, kamu bisa memasukannya ke dalam sarung bantal atau tas cuci.

Gunakan deterjen lembut, cuci sneaker di dalam mesin cuci bersama dengan beberapa helai handuk dan atur putarannya agar tidak terlalu kencang.

Halaman
1234
Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved