WIKI BELITUNG
Lima Motif Batik Belitung Terpopuler, Ada Daun Simpor yang Dikenakan Putri Indonesia 2018
batik Belitung memiliki ciri khas warna-warna cerah. Serta motifnya banyak merupakan flora dan fauna yang bisa ditemui di negeri laskar pelangi ini
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Hendra
POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Batik ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO bagi Indonesia pada 2009 lalu.
Batik yang awalnya hanya ditemui di Pulau Jawa kini semakin banyak daerah yang membuat batik dengan ciri khas kedaerahan yang melekat. Tak terkecuali Belitung.
Sebagai satu di antara 10 destinasi wisata prioritas, Belitung mulai memperkenalkan batik saat pariwisata mulai menjadi fokus pengembangan.
Meski tak memiliki sejarah tersendiri mengenai batik, namun motif-motif batik Belitung yang dikembangkan pelaku UMKM.
Bahkan beberapa motif batik Belitung telah terdaftar sebagai hak atas kekayaan intelektual (HAKI).
Biasanya, batik Belitung memiliki ciri khas warna-warna cerah.
Serta motifnya banyak merupakan flora dan fauna yang bisa ditemui di negeri laskar pelangi ini.
Berikut ini Posbelitung.co merangkum motif batik Belitung yang paling populer:
1. Motif Daun Simpor
Motif batik daun simpor menjadi paling banyak dibuat pelaku UMKM Belitung.
Apalagi daun simpor juga erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat karena sering digunakan sebagai pembungkus makanan.
Motif daun simpor ini biasanya digambarkan sebagai daun berbentuk agak lebar dengan tulang-tulang daun terlihat jelas. Juga terdapat gerigi di pinggir daunnya.
Motif daun simpor juga ditampilkan dalam beragam warna menarik.
Bahkan motif ini semakin populer saat pernah digunakan Puteri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra saat mengikuti kegiatan tersebut beberapa waktu lalu.
Motif ini bisa ditemukan hampir di setiap merek atau brand batik Belitung.
2. Motif Keremunting
Keremunting merupakan flora Belitung yang juga kerap dijadikan sebagai motif batik.
Motif keremunting ini seringkali digambarkan berbentuk buah kecil dengan ujung agak bulat di satu sisi, namun bergerigi menyerupai mahkota di ujung lainnya.
Tak hanya menggambarkan buahnya saja, motif batik keremunting biasanya digambarkan lengkap dengan bunga dan daunnya.
Sama seperti motif daun simpor, motif ini juga dikembangkan dengan warna yang beragam.
3. Kantong Semar
Motif batik Belitung memang khas kebanyakan merupakan flora dan fauna yang digambarkan mirip sehingga motifnya dapat jelas terlihat.
Satu di antara motif batik yang banyak digemari yakni motif kantong semar.
Motif ini digambarkan menyerupai tumbuhan aslinya yang memiliki kantong.
Beberapa pelaku usaha batik juga menambahkan sulur dan daun tumbuhan ini sebagai penambah motif batik.
4. Motif Sahang
Sahang atau lada juga kerap dijadikan sebagai motif batik.
Biasanya motif ini menggambarkan bulir-bulir lada pada tangkainya, lengkap dengan daun-daun lada yang bentuknya menyerupai daun sirih.
5. Motif Tarsius
Jika sebelumnya motif batik dibuat dari flora atau tumbuhan, motif batik Belitung juga ada yang menggambarkan fauna atau hewan.
Satu di antara hewan yang biasanya digambarkan sebagai motif batik yakni tarsius atau dalam bahasa lokal disebut pelile'an.
Tarsius pada motif batik kebanyakan digambarkan sebagai hewan bermata besar yang hinggap di pohon.
Tarsius juga tampak unik sebagai motif batik.
6. Motif hewan laut
Sebagai destinasi yang terkenal akan keindahan pantainya, membuat pelaku usaha batik juga berinovasi membuat batik bermotif hewan laut.
Kerang menjadi hewan laut yang paling banyak dijadikan motif batik.
Tapi ada juga motif batik dari kepiting.
Itulah tadi daftar motif batik Belitung yang kebanyakan merupakan flora-fauna.
Meski begitu, banyak pula motif-motif lainnya yang tak kalah bagus.
Seperti motif mercusuar Pulau Lengkuas, biji kopi, gambus, dan rumah adat Belitung.
Jadi, mana motif favoritmu? (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20200126_dua-wanita-sedang-membatik.jpg)