Berita Belitung
Proses Pencarian Nelayan Hilang di Belitung Masih Nihil, Tim Temukan Baju dan Penutup Kepala
Tim berhasil menemukan petunjuk berupa kaus hitam dan penutup kepala yang diduga milik Jemiran.Berikut foto-fotonya...
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Dedi Qurniawan
Proses Pencarian Nelayan Hilang di Belitung Masih Nihil, Tim Gabungan Temukan Baju dan Penutup Kepala
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tim evakuasi gabungan mulai turun mencari Jemiran (60) nelayan Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung di sekitaran perairan Pulau Naduk, Senin (3/2/2020).
Tim yang terdiri Satpolair, Basarnas, BNPB dibantu nelayan dibagi menjadi empat tim dengan tugas menyelam dan floating di sekitar area ditemukannya perahu korban.
Berdasarkan informasi, perahu korban ditemukan masih utuh lego jangkar di sekitar koordinat S 03°00.321' E 107°27.488'.
"Hari pertama masih nihil, karena cuaca dan ombak tidak mendukung tadi sekitar pukul 16.00 WIB, tim perahu karet sandar disusul tim lainnya pukul 17.00 WIB. Proses pencarian akan dilakukan besok pagi," ujar Kepala Basarnas Pos SAR Belitung Rahmatullah Hasyim saat dihubungi posbelitung.co.
Meskipun pencarian pertama masih nihil, tapi tim berhasil menemukan petunjuk berupa kaus hitam dan penutup kepala yang diduga milik Jemiran.
Oleh sebab itu, tim yang membuka posko di dermaga Tanjung Ru, Desa Pegantungan, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung itu akan memperluas area penyisiran pada esok hari.
Komandan Pos SAR Kabupaten Belitung Rahmatullah Hasyim mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan, apa penyebab nelayan itu hilang di perairan tersebut.
Sampai saat ini korban masih belum ditemukan.
"Kami tidak bisa menduga-duga apakah karena jatuh ataukah karena cuaca dan sebab lainnya. Karena korban belum kami temukan," ujar Rahmatullah Hasyim.
Ia menambahkan, upaya pencarian dan pertolongan ini akan terus dilakukan pihaknya selama tujuh hari sesuai dengan SOP yang berlaku di Basarnas dan bisa dihentikan kapan saja tergantung situasi cuaca dan gelombang laut.
Adapun area pencarian sekitar 5 mil dari ditemukannya kapal korban.
Tim menurunkan satu unit rubber boat, satu unit truk personil, alat selam, alat komunikasi, dan peralatan medis.
"Pencarian hari ini telah dilakukan semaksimal mungkin, tetapi sedikit ada kendala melihat cuaca mendung, angin kencang, dan arus gelombang yang cukup besar, besok akan dilanjutkan pencarian kembali," ujar Rahmatullah Hasyim
Jima Pingsan Dengar Kabar Adiknya Hilang Saat Melaut
Sebelumnya, raut wajah Jima nampak lesu dengan tatapan searah ketika Posbelitung.co menyambangi kediamannya di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjunpandan, Kabupaten Belitung, Senin (3/2/2020).
Jima masih bersedih mendengar kabar adiknya Jemiran (60) yang hilang saat pergi melaut pada Minggu (2/2/2020) kemarin.
Hingga saat ini tim gabungan dibantu kerabatnya masih berupaya mencari keberadaan korban yang hilang di sekitar perairan Pulau Naduk, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.
"Masih nunggu kabar lah ini. Saudara-saudara sudah pergi semua ke sana sekitar 10 perahu untuk mencari," ujar wanita berambut panjang itu.
Pertama kali mendapat kabar musibah itu, pada Minggu sekira pukul 11.00 WIB, Jima langsung pingsan.
Mengingat selama pergi melaut, adiknya tidak pernah mendapat musibah apapun.
Ia menuturkan, Jemiran diketahui kembali melaut pada Rabu (29/1/2020) pekan lalu bersama dua keponakannya.
Mereka bertiga menggunakan perahu sendiri-sendiri mencari nafkah memancing di laut.
"Memang kemarin berangkatnya sendiri-sendiri. Dia (korban) pakai perahu temannya, sudah tiga kali berangkat pakai perahu itu karena perahu dia bocor," katanya.
Jima hanya berharap adiknya bisa segera ditemukan dan meminta doa kepada seluruh masyarakat.
"Minta doa saja biar cepat ketemu," katanya. (Posbelitung.co/ Ferdi Aditiawan / Dede Suhendar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/tim-pencarian-nelayan-hilang-322020.jpg)